unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Indonesia Kalahkan Singapura 2-0 di GBK, Herdman Soroti Kelelahan Pemain
News

Indonesia Kalahkan Singapura 2-0 di GBK, Herdman Soroti Kelelahan Pemain

Pemain Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Singapura di Stadion Gelora Bung Karno
Indonesia Kalahkan Singapura 2-0 di GBK, Herdman Soroti Kelelahan Pemain
A A Ukuran Teks16px

Timnas Indonesia memetik kemenangan 2-0 atas Singapura pada pertandingan perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat malam WIB.

Gol Ragnar Oratmangoen di babak pertama dan eksekusi penalti Ole Romeny di babak kedua memastikan tiga poin perdana bagi Skuad Garuda.

Indonesia tampil mendominasi dengan melepaskan 17 tembakan berbanding empat milik Singapura.

Meski menekan sepanjang laga, efektivitas serangan menjadi catatan karena hanya dua tembakan yang tepat sasaran.

Intensitas tinggi pada awal laga sempat menurun akibat minimnya kreativitas membongkar pertahanan lawan.

Herdman Soroti Kelelahan dan Adaptasi Pemain

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pandangannya mengenai penurunan performa dan kondisi fisik para pemainnya usai pertandingan.

"Kami tidak bisa mempertahankan intensitas itu terus-menerus. Itulah pelajaran yang kami dapatkan di sini.

Para pemain kami baru saja menempuh perjalanan dari Eropa dan harus melakukan adaptasi sambil berjalan," jelas Herdman.

Ia menambahkan faktor kelelahan akibat perjalanan jauh dan jet lag memengaruhi konsistensi permainan Skuad Garuda di lapangan.

"Kami tidak memiliki waktu seminggu penuh untuk menyesuaikan diri dengan suhu, pola tidur, maupun jet lag. Jadi, saya memahaminya, dan hal itu terlihat sangat jelas malam ini.

Kami memacu mereka, namun ada momen seperti yang Anda lihat dalam pertandingan, di mana terjadi penurunan performa," papar Herdman.

Meskipun demikian, pelatih asal Inggris tersebut tetap mengapresiasi raihan tiga poin perdana dan optimistis timnya akan tampil lebih solid pada dua laga tersisa melawan Malaysia dan Bangladesh.

"Kami harus berusaha mengatasi proses adaptasi alami selama pertandingan dan terus berkembang seiring berjalannya laga. Namun, kami juga harus melakukan penyesuaian taktis," tegas Herdman.

Ia meyakini kondisi fisik dan kerja sama tim bakal terus meningkat seiring berjalannya turnamen.

"Pelan-pelan kami akan mendapatkan ritme terbaik," tutup Herdman.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru