unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Casio Edifice EFR-109: Arloji Baja 38 mm Seharga Rp2,4 Juta
Hiburan

Casio Edifice EFR-109: Arloji Baja 38 mm Seharga Rp2,4 Juta

Jam Casio Edifice EFR-109 dengan casing baja 38 mm dan dial hitam
A A Ukuran Teks16px

Casio Edifice EFR-109 menjadi pintu masuk termurah ke jajaran arloji 38 mm terbaru Casio.

Seri ini terdaftar di situs Eropa dengan harga sekitar Rp2,4 jutaan atau €119 per unit.

Ada empat pilihan dial yang menyasar pengguna dengan pergelangan tangan lebih ramping. Casio tidak menurunkan Edifice EFR-109 ke kategori dress watch murni.

Pendekatan Casio lewat seri ini adalah membuat arloji sports-chic yang bisa dipakai harian. Empat model dalam seri EFR-109D dan EFR-109L berbagi fondasi teknis yang sama.

Casing 38 mm dan Bobot Ringan

Dimensi casing tercatat 45,3 x 38 x 9,8 mm. Angka lug-to-lug 45,3 mm disebut bersahabat untuk pergelangan tangan di bawah 17 cm.

Ketebalan 9,8 mm cukup tipis untuk diselipkan di bawah manset kemeja. Bobotnya 97 gram untuk versi bracelet stainless steel dan turun menjadi 44 gram pada varian kulit.

Material casing sepenuhnya stainless steel, meski case finish belum dirinci lebih jauh oleh Casio. Kristal yang digunakan adalah domed mineral crystal, bukan sapphire.

Casio menyebut kristal cembung ini memberi kedalaman visual pada dial bergaya klasik. Dari sisi ketahanan gores, mineral tetap satu tingkat di bawah sapphire.

Ketahanan air berada di rating 10 bar atau setara 100 meter. Ini cukup untuk berenang santai dan aktivitas harian, meski bukan untuk scuba diving serius.

Empat Varian Dial dan Karakternya

Casio menyiapkan empat kombinasi dial dan tali. EFR-109D-1A memakai dial hitam dengan bracelet stainless steel.

EFR-109D-2A tampil dengan dial navy dan bracelet stainless steel. EFR-109D-3A memadukan dial hijau dengan jarum serta penanda bernuansa emas.

EFR-109L-7A menjadi varian dengan dial krem dan tali kulit cokelat berpori. Varian ini paling gencar dipromosikan Casio dalam materi fotonya.

Tali kulit berpori memberi kesan racing-inspired, sejalan dengan narasi Casio yang mengangkat desain mobil sport klasik. Seluruh seri difoto dengan latar Toyota 2000GT dari Toyota Automobile Museum.

Dial mengusung konfigurasi three-hand dengan tanggal di posisi jam 3. Ada applied baton markers dan chapter ring tipis tercetak di sekeliling tepi.

Legibilitas di bawah sinar matahari langsung bergantung pada kontras jarum terhadap dial. Varian hijau dengan aksen emas bisa tampak kurang tegas di kondisi cahaya redup.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru