Kontingen Indonesia telah mengumpulkan empat medali emas pada Asian Games 2026. Capaian itu memenuhi target awal yang ditetapkan Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Chef de Mission Indonesia.
Empat emas tersebut disumbangkan cabang bulutangkis dengan dua emas, serta angkat besi dan panjat tebing masing-masing satu emas.
Peluang menambah medali emas masih terbuka dari cabang panjat tebing dan esports.
Wakil Indonesia melaju ke babak final nomor speed putra panjat tebing melalui Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Timnas Mobile Legends juga bertanding pada Kamis (1/10/2026). Kedua cabang itu menjadi harapan tambahan emas sebelum penutupan ajang pada 4 Oktober mendatang.
Erick Thohir Berharap Kejutan Berlanjut
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berharap kejutan manis terus berlanjut. Ia meminta para atlet tampil maksimal sebelum penutupan ajang.
"Ya, Bismillah. Saya terima tambahan satu (medali emas), saya terima tambahan dua, saya terima tambahan tiga.
Yang terbaik," ucap Erick saat menyambut kepulangan tim bulutangkis dan angkat besi di Jakarta, Rabu (30/9/2026) malam WIB.
"Mudah-mudahan para atlet yang masih ada di Asian Games berjuang sampai titik terakhir, habis-habisan," ujarnya.
Pemerintah menyiapkan apresiasi bonus bernilai besar, yaitu Rp3 miliar untuk peraih medali emas kategori perorangan. Nomor ganda dan beregu menyesuaikan.
"Sayang kalau yang individu tiga medali emas, sayang. Tetapi untuk beregu hitungannya beda, yang dobel hitungannya beda, tetapi tetap besar.
Jadi, ditabung," tutur eks Menteri BUMN itu.
"Jadi atlet yang masih berjuang, apalagi sudah masuk final, berikan habis-habisan buat dirinya, buat keluarganya, dan tentu buat bangsa.
Sayang, uangnya besar. Mudah-mudahan kita ada kejutan-kejutan lain selain yang hari ini," tegas Erick.
Hingga saat ini, Indonesia berada di peringkat 13 klasemen perolehan medali Asian Games 2026 dengan total 4 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.