unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Mark Ruffalo: Restu Hakim Ancam Kebebasan Pers dan Pekerja
Hiburan

Mark Ruffalo: Restu Hakim Ancam Kebebasan Pers dan Pekerja

Aktor Mark Ruffalo saat menghadiri acara di Amerika Serikat
Mark Ruffalo: Restu Hakim Ancam Kebebasan Pers dan Pekerja
A A Ukuran Teks16px

Aktor Mark Ruffalo melontarkan kritik tajam terhadap keputusan hakim distrik Amerika Serikat Araceli Martínez-Olguín yang merestui akuisisi Paramount dan Warner Bros.

Discovery senilai US$111 miliar.

Menurut Ruffalo, putusan persidangan pada Rabu (30/9) itu menjadi langkah kelam yang mengancam kebebasan berpendapat hingga nasib ribuan pekerja media.

Bintang Marvel Cinematic Universe tersebut menyampaikan kekecewaannya atas keputusan hukum yang memuluskan jalan bagi perusahaan pimpinan David Ellison itu.

Seruan Ruffalo Usai Putusan Hakim

Melalui pernyataan resminya seperti diberitakan Deadline, Ruffalo secara terbuka mengecam hasil akhir gugatan hukum yang diajukan 12 jaksa agung negara bagian.

"Merger ini akan membendung kreativitas, melemahkan kebebasan berbicara, dan mengorbankan pekerjaan orang-orang-ini adalah kesepakatan buruk bagi negara ini dan tidak seharusnya disetujui," ujar Ruffalo.

Dalam unggahan di media sosial yang mengutip kabar persetujuan tersebut, Ruffalo menegaskan gerakan penolakan publik belum berakhir meski proses hukum di pengadilan telah usai.

"Gerakan akar rumput ini tidak akan pudar begitu saja, begitu pula tekad kami," tuturnya.

"Ini tidak pernah sekadar tentang satu merger. Ini tentang melawan miliarder oligarki korup yang menginjak-injak kepentingan orang biasa demi memperkaya diri mereka sendiri.

Kami masih ada dalam pertarungan itu. Bergabung lah bersama kami," tegasnya.

Sikap kritis Ruffalo terhadap konsolidasi bisnis media ini telah disuarakan sejak lama.

Ia sempat menyoroti risiko besar dari pemusatan kontrol satu keluarga atas jaringan media besar seperti CNN, HBO, dan Warner Bros.

Transaksi ini melibatkan investasi dana asing yang dinilainya kurang transparan dalam menjamin independensi editorial, di samping menyinggung kedekatan keluarga Ellison dengan politik kekuasaan.

Sikap berani ini bahkan sempat membawa Ruffalo terlibat perdebatan sengit mengenai dampak merger tersebut dengan Gubernur California Gavin Newsom di sela-sela gelaran Primetime Emmy Awards pada pertengahan September lalu.

Proses perampungan merger raksasa ini diperkirakan tuntas sepenuhnya pada 8 Oktober, walau Variety memperkirakan selesai pada 6 Oktober.

Entitas gabungan baru tersebut dipastikan bakal dibayangi beban utang luar biasa yang menembus lebih dari US$80 miliar.

Kondisi finansial ini memicu kekhawatiran berantai terkait potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) demi pemangkasan biaya dan eliminasi posisi yang tumpang tindih.

Laporan resmi Departemen Peluang Ekonomi L. A.

County mencatat sekitar 2.495 pekerjaan di Los Angeles dan hampir 6.000 posisi secara global terancam hilang.

Namun, pihak manajemen Paramount bergeming dan tetap mengklaim bahwa penggabungan ini justru berorientasi pada pembukaan lapangan kerja baru.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru