Microchip Technology merilis chip pemantauan daya digital seri PAC1761 dan PAC1861 untuk kebutuhan sistem daya 48V.
Perangkat ini menyasar pusat data kecerdasan buatan, industri otomotif, hingga jaringan telekomunikasi yang menuntut arsitektur kelistrikan lebih efisien.
Chip tersebut dirancang memantau kesehatan tegangan listrik secara instan sekaligus mengawasi tren penggunaan energi.
Kombinasi pengukuran daya kumulatif dan margin tegangan tinggi menjadi inti inovasi ini untuk mencegah kerusakan perangkat keras operasional.
Perlindungan hingga 75V dan Respons Cepat
Arsitektur daya modern menuntut pemantauan digital yang mampu beroperasi pada batas ekstrem hingga 65V.
PAC1761 dan PAC1861 melengkapi tuntutan itu dengan perlindungan lonjakan listrik hingga 75V.
Kecerdasan komputasi yang disematkan memungkinkan chip bereaksi seketika terhadap perubahan beban energi mendadak pada sistem operasional mesin.
Data akumulasi daya yang direkam membantu teknisi menjaga stabilitas arus listrik pada infrastruktur digital berkinerja tinggi.
Keith Pazul, Vice President Unit Bisnis Mixed-Signal Linear Microchip, menyoroti pergeseran tren pengelolaan kelistrikan di kalangan manufaktur teknologi global.
"Pembicaraan di industri ini saat ini bergeser dari sekadar mengukur daya pada satu titik waktu menjadi memahami dan merespons perilaku energi di seluruh sistem dan siklus hidupnya," tutur Keith Pazul.
Ia menjelaskan kehadiran komponen baru ini mempermudah perancang teknologi menyusun sistem bertenaga tinggi secara lebih presisi.
"Seri PAC1761 dan PAC1861 dirancang untuk membantu pelanggan membuat sistem 48V yang berkinerja lebih baik dan lebih andal," tambahnya.
Menurutnya, chip ini mampu mengukur kondisi seketika sekaligus memahami konsumsi serta ketersediaan energi dari waktu ke waktu.
Desain fisik komponen juga dirancang mempercepat dan mempermudah proses perakitan sirkuit di pabrik manufaktur.
"Solusi hemat daya yang terukur ini mengurangi overhead pemantauan dan menyediakan opsi kemasan yang kompatibel secara pin," pungkas Keith Pazul.
Dari sisi operasional, chip ini menawarkan fitur peringatan dini yang bisa diprogram sesuai kebutuhan kapasitas tegangan.
Fitur pendeteksi batas langkah di dalamnya langsung bereaksi jika mendapati perubahan beban listrik, sehingga risiko korsleting bisa dihindari sejak dini.
Pengelola pusat data korporat juga dimanjakan konfigurasi batas akumulasi energi melalui kontrol sistem komputer.
Penyesuaian ini menjamin efisiensi konsumsi listrik harian berjalan proaktif berlandaskan data teknis jangka panjang yang akurat.
Sektor industri sasaran utama perangkat ini mencakup lini perakitan kelistrikan otomotif hingga jaringan server internet komersial.
Lini PAC1761 mengusung arsitektur sistem 12-bit, sedangkan PAC1861 membawa chip pemrosesan 16-bit untuk akurasi data lebih tajam.
Kedua seri chip dicetak dalam bentuk kemasan VDFN-8, VDFN-10, serta MSOP-10, yang turut menyertakan varian spesifik untuk kendaraan bermotor.
Bentuk pin yang dirancang universal menjamin perusahaan perakit tidak perlu membongkar seluruh desain papan sirkuit jika ingin meningkatkan kemampuan sistem.
Microchip turut memfasilitasi kelancaran pengembangan peranti keras dan lunak bagi para insinyur kelistrikan melalui ekosistem terintegrasi.
Fasilitas pengembangan itu meliputi papan evaluasi EV12R33A, antarmuka baris perintah berbasis Python, penggerak Linux, serta kode sampel bahasa C.
Chip ini sudah dipasarkan resmi dengan banderol mulai dari 0,56 dolar AS per unit.
Skema harga tersebut berlaku untuk minimum pesanan partai besar sebanyak 10.000 chip, khusus varian kemasan MSOP-10.
Bagi pengembang yang membutuhkan papan uji coba, tipe EV12R33A ditawarkan dengan label harga 49,00 dolar AS.
Konsumen korporat dapat mengurus pemesanan melalui portal laman Microchip maupun jalur jaringan distributor resmi di seluruh dunia.
