unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Sony Xperia 10 VIII: Layar Makin Terang, Performa Masih Stagnan
Hiburan

Sony Xperia 10 VIII: Layar Makin Terang, Performa Masih Stagnan

Sony Xperia 10 VIII dengan layar OLED 6,1 inci dan jack audio 3,5 mm
A A Ukuran Teks16px

Sony memperbarui lini ponsel mid-range mereka melalui Xperia 10 VIII. Perangkat ini tetap mengusung desain kompak dengan bobot 168 gram.

Peningkatan utama terletak pada sektor layar. Panel OLED 6,1 inci disebut sekitar 50 persen lebih terang dibanding Xperia 10 VII.

Dengan tingkat kecerahan tersebut, keterbacaan layar di bawah sinar matahari langsung menjadi lebih baik. Teks dan ikon tetap jelas meski layar terkena pantulan cahaya.

Layar Lebih Terang, tetapi HDR Belum Hadir

Reproduksi warna pada panel ini juga akurat untuk konsumsi konten sehari-hari. Namun, Sony belum menambahkan dukungan HDR.

Absennya HDR terasa janggal untuk ponsel di harga yang terus naik, terutama saat menonton film atau serial dari layanan streaming.

Frekuensi PWM 480 Hz perlu dicatat bagi pengguna yang sensitif terhadap kedipan layar. Sesi pemakaian panjang berpotensi memicu ketidaknyamanan.

Desain bezel lebar di atas dan bawah layar terlihat ketinggalan zaman. Meski begitu, layar bebas dari notch dan punch-hole sehingga area tampilan tetap utuh.

Performa Stagnan dan Panas Saat Beban Berat

Dapur pacu Xperia 10 VIII tidak berubah dari generasi sebelumnya. Sony masih mengandalkan chipset Snapdragon 6 Gen 3.

Chipset ini masih cukup untuk tugas harian seperti menjelajah browser, membalas pesan, dan membuka aplikasi produktivitas. Namun, pengguna akan merasakan stutter sesekali saat multitasking berat.

Untuk gaming, Adreno 710 cepat mencapai batasnya. Game dengan grafis menengah ke atas akan mendorong chipset ke suhu tinggi.

Throttling termal pun terjadi dan membuat frame rate tidak stabil dalam sesi bermain panjang. Ini catatan penting bagi pengguna yang menginginkan ponsel mid-range untuk gaming kasual.

Sony juga masih menyematkan penyimpanan internal 128 GB dan port USB 2.0. Kombinasi ini terasa kurang ambisius mengingat harga jual yang naik cukup signifikan.

Pertanyaannya, apakah peningkatan layar saja cukup untuk membenarkan harga barunya. Sektor kamera pun tak berubah dan kualitasnya masih terbatas.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru