Hyundai resmi meluncurkan Ioniq V di pasar China sebagai model pertama dari lini Ioniq generasi baru yang dirancang khusus untuk selera lokal.
Mobil listrik fastback ini dibanderol mulai Rp262,3 jutaan ($14,820) dan menawarkan garansi seumur hidup untuk kendaraan serta baterai bagi pemilik pertama.
Langkah ini menjadi sinyal serius Hyundai untuk merebut pangsa pasar di China yang dipenuhi puluhan merek EV lokal.
Garansi Seumur Hidup dan Kompensasi Kebakaran Baterai
Hyundai memanfaatkan regulasi keselamatan dan daya tahan baterai terbaru di China untuk menawarkan garansi kendaraan seumur hidup bagi pemilik pertama.
Sementara Ioniq 5 versi global umumnya hanya membawa jaminan baterai high-voltage standar 10 tahun atau 100.000 mil, versi Ioniq V yang dilokalisasi habis-habisan ini hadir dengan cakupan seumur hidup untuk baterai, motor listrik, dan sistem kontrol elektronik sebagai bagian dari benefit peluncuran.
Paket perlindungan ini melampaui standar industri karena Hyundai menawarkan penggantian baterai penuh untuk degradasi kapasitas, bukan sekadar perbaikan.
Jika baterai turun di bawah 70 persen kapasitas dalam delapan tahun atau 100.000 mil, unit baru akan dipasang.
Lebih jauh, Hyundai menyiapkan kompensasi hukum jika terjadi kebakaran baterai spontan, bukan klaim asuransi biasa, melainkan jaminan langsung dari pabrikan.
Hyundai bukan satu-satunya.
Chery sebelumnya memperkenalkan fasilitas serupa untuk pemilik pertama EV barunya yang memakai baterai Rhino, sesuai standar keselamatan baterai China GB38031-2025 yang disebut paling ketat di dunia.
Standar baru itu tidak sekadar meminta peringatan dini sebelum kebakaran.
Baterai wajib tidak terbakar atau meledak selama dua jam penuh setelah thermal runaway dimulai, dan asap tidak boleh masuk ke kabin.
Spesifikasi Teknis dan Jangkauan Ioniq V
Sedan listrik Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm dengan wheelbase 2.900 mm. Penggerak roda depan ini menghasilkan torsi 250 Nm di semua trim.
Ada dua pilihan motor dan baterai.
Versi 140 kW dipadukan dengan paket LFP CATL berkapasitas 53,48 kWh, menawarkan jangkauan 540 km versi CLTC.
Sementara versi 168 kW memakai baterai 66,85 kWh dengan jangkauan 650 km CLTC.