unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Barcelona Pantau Eduardo Conceicao, Palmeiras Pasang Klausul Rp 2 Triliun
News

Barcelona Pantau Eduardo Conceicao, Palmeiras Pasang Klausul Rp 2 Triliun

Ilustrasi pemantauan bakat muda Palmeiras Eduardo Conceicao oleh Barcelona
Barcelona Pantau Eduardo Conceicao, Palmeiras Pasang Klausul Rp 2 Triliun
A A Ukuran Teks16px

Barcelona dilaporkan tengah mengamati bakat muda Palmeiras, Eduardo Conceicao, dalam turnamen persahabatan UEFA di Swiss.

Pemantauan itu menjadi cara klub LaLiga tersebut mengukur potensi gelandang berusia 16 tahun itu saat berhadapan dengan tim muda Eropa.

Sejauh ini belum ada langkah resmi dari Barcelona terkait proses transfer.

Conceicao masih harus menunggu hingga genap 18 tahun sebelum bisa berkarier di Eropa, sehingga ketertarikan tersebut baru sebatas pemantauan awal.

Kesan Positif di Swiss

Conceicao meninggalkan kesan kuat pada laga pembuka Brasil di Nyon, Swiss.

Ia menyumbang satu gol ketika timnya mengalahkan Kanada dengan skor 6-0.

Setelah kalah 1-3 dari Spanyol, Brasil bangkit dan menundukkan Pantai Gading 2-1.

Hasil itu mengantar Brasil ke laga perebutan tempat ketiga melawan Kolombia.

Kehadiran perwakilan klub di lokasi membuat penampilan sang gelandang mendapat perhatian langsung.

Dalam struktur olahraga Barcelona, Conceicao dipandang sebagai pemain berpikiran maju dengan potensi besar.

Meski demikian, kekaguman itu dipastikan belum berkembang menjadi negosiasi formal.

Langkah Palmeiras Melindungi Aset

Palmeiras bergerak cepat menyikapi ketertarikan klub-klub Eropa dengan melindungi investasinya.

Manajemen klub memberikan kontrak profesional perdana kepada sang pemain muda.

Kontrak itu disepakati lengkap dengan klausul pelepasan senilai setidaknya 100 juta euro atau sekitar Rp 2 triliun.

Klausul bernilai fantastis tersebut dinilai membuat potensi kepindahannya menjadi rumit, terutama bagi peminat yang terkendala keuangan di bursa transfer.

Proses evaluasi terhadap laju perkembangan sang pemain masih berlangsung.

Bakat alaminya diakui luas, tetapi sejumlah pihak mempertanyakan apakah perkembangannya berjalan secepat yang diharapkan.

Ajang di Swiss pun menjadi sarana evaluasi cermat bagi para pemandu bakat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru