Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 3,28 persen ke level 6.036,88 pada perdagangan 28 September hingga 2 Oktober 2026.
Penurunan dari posisi pekan sebelumnya di 6.241,89 itu turut menekan kapitalisasi pasar saham Bursa Efek Indonesia (BEI).
Data BEI pada Sabtu (3/10/2026) menunjukkan kapitalisasi pasar tergerus 2,55 persen menjadi Rp10.627 triliun dari Rp10.905 triliun.
Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 7,54 persen menjadi 1,68 juta kali transaksi.
Sebaliknya, rata-rata volume transaksi harian melesat 72,51 persen mencapai 50,37 miliar saham.
Rata-rata nilai transaksi harian ikut naik 5,4 persen menjadi Rp12,63 triliun dari Rp11,98 triliun.
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp5,03 triliun selama sepekan, membengkak dari Rp3,15 triliun pada pekan sebelumnya.
BSWD Pimpin Top Gainers
Di tengah tekanan indeks, saham BSWD memimpin penguatan dengan lonjakan 142,42 persen dari Rp1.485 menjadi Rp3.600 per saham.
BLTZ menyusul dengan kenaikan 80 persen, disusul SEMA yang menguat 78,03 persen.
Saham CSMI juga melonjak 64,36 persen, sedangkan SONA naik 57,32 persen.
Sepuluh besar top gainers ditutup ASPI, AIMS, ROCK, SMAR, dan UVCR dengan pertumbuhan harga antara 33 persen hingga 50,77 persen.
