unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Cara Cek Ban Bekas Layak Pakai Sebelum Beli di Bengkel Jakarta
News

Cara Cek Ban Bekas Layak Pakai Sebelum Beli di Bengkel Jakarta

Tumpukan ban bekas layak pakai di bengkel Jakarta
Cara Cek Ban Bekas Layak Pakai Sebelum Beli di Bengkel Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Sebagian bengkel di Jakarta masih menyediakan stok ban bekas layak pakai sebagai alternatif hemat bagi pemilik kendaraan di tengah tingginya harga ban baru.

Kondisi komponen yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari alur tapak yang masih tebal dengan usia muda hingga ban yang telah menunjukkan tanda pemakaian panjang.

Harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan unit baru berukuran sama.

Penentuan harga ban bekas dinilai dari ketebalan sisa alur tapak, kondisi dinding ban (sidewall), serta tahun produksinya, ujar salah seorang mekanik bengkel.

Sebagai gambaran, ban ukuran 175/65 R14 dengan alur tapak di atas 70 persen dijual sekitar Rp 250.000 per buah.

Nilai tersebut hanya separuh dari harga unit baru berukuran sama yang berada di kisaran Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per buah, tergantung merek dan tipe.

Pengemudi taksi online menjadi salah satu kelompok konsumen yang paling sering berburu ban bekas karena komponen ini termasuk biaya operasional harian yang perlu ditekan.

Kebanyakan yang cari ban bekas itu pengemudi taksi online atau pemilik mobil pribadi yang kena musibah ban robek di jalan dan butuh pengganti cepat, kata mekanik tersebut.

Bagi pemilik mobil pribadi, opsi ini sering menjadi solusi darurat ketika mengalami kendala ban rusak di tengah perjalanan dan membutuhkan penggantian sesegera mungkin.

Panduan Memilih Ban Bekas

Membeli komponen bekas memerlukan ketelitian ekstra karena alur tapak yang tebal tidak menjamin kondisi keseluruhan ban masih dalam keadaan prima.

Konsumen disarankan memeriksa empat digit kode produksi pada dinding ban untuk memastikan minggu dan tahun pembuatannya, selain mengecek tingkat ketebalan kembangan.

Saran dari kami paling utama cuma dua itu, lihat tahun kode produksinya sama pastikan alur kembangannya belum tipis, ujar mekanik.

Pemeriksaan fisik wajib dilakukan untuk menghindari unit yang memiliki retakan di dinding samping, benjolan, sobekan, atau cacat struktur lainnya.

Riwayat pemakaian sebelumnya juga sulit dipastikan, seperti potensi pernah membentur benda keras atau berjalan dalam kondisi kekurangan tekanan udara.

Oleh karena itu, komponen bekas lebih disarankan untuk kebutuhan darurat sementara ketimbang penggunaan jangka panjang yang tetap memprioritaskan faktor keselamatan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru