unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Cadangan Minyak Global Menipis, Harga Energi Berisiko Melonjak
News

Cadangan Minyak Global Menipis, Harga Energi Berisiko Melonjak

Kilang minyak Saudi Aramco dengan latar langit senja
Cadangan Minyak Global Menipis, Harga Energi Berisiko Melonjak
A A Ukuran Teks16px

Saudi Aramco memperingatkan bahwa penipisan cadangan minyak penyangga pasokan global meningkatkan risiko tekanan pada pasar energi.

Peringatan ini muncul karena lalu lintas kapal di Selat Hormuz belum kembali normal, seperti dilansir dari Money pada Senin (5/10/2026).

CEO Aramco Amin Nasser menyoroti lonjakan harga produk bahan bakar olahan yang jauh lebih tajam dibandingkan minyak mentah.

Menurutnya, gangguan rantai pasok yang terus berlanjut menjadi pemicu utama kondisi tersebut.

"Selama Hormuz belum dibuka sepenuhnya dan kepercayaan belum pulih, kenyataan pahitnya adalah tekanan di kedua sisi rantai pasok minyak akan semakin hebat," ujar Amin Nasser.

Respons terhadap Pelepasan Cadangan Darurat

Pernyataan tersebut merespons langkah negara-negara ekonomi terbesar dunia yang berencana melepas hingga 100 juta barel cadangan darurat minyak mentah dan solar.

Langkah itu bertujuan meredam lonjakan harga, namun dinilai hanya memberikan waktu tambahan bagi perekonomian.

Pelepasan cadangan darurat tidak menyelesaikan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan.

Pemulihan cadangan negara konsumen diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua tahun.

Di sisi lain, produsen kawasan Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait mulai meningkatkan produksi.

Mereka juga mengoperasikan kapal tanker milik sendiri untuk melintasi Selat Hormuz.

Meskipun aliran minyak mentah mendekati tingkat sebelum konflik dan jumlah armada melintas meningkat, harga minyak mentah acuan Brent masih bertahan pada kisaran 100 dollar AS per barel dalam sebulan terakhir.

Aramco memulihkan aliran pipa Timur-Barat hingga 80 persen dari kapasitasnya.

Perusahaan juga meningkatkan pengiriman dari terminal Ras Tanura pasca-serangan pada bulan sebelumnya.

Ketahanan pasokan Aramco ditopang oleh pemanfaatan fasilitas penyimpanan internasional, perbaikan cepat infrastruktur, serta penjajakan rute ekspor alternatif.

Upaya itu untuk mengurangi ketergantungan pada satu jalur distribusi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru