unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Pekan Pertama SBR015 Serap Rp 2,3 Triliun, 11% dari Target
News

Pekan Pertama SBR015 Serap Rp 2,3 Triliun, 11% dari Target

Ilustrasi penjualan Surat Berharga Negara Ritel seri SBR015
Pekan Pertama SBR015 Serap Rp 2,3 Triliun, 11% dari Target
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah mencatat penjualan Surat Berharga Negara Ritel seri SBR015 sekitar Rp 2,3 triliun pada pekan pertama penawaran.

Capaian itu setara 11 persen dari target penerbitan nasional Rp 20 triliun.

Chief Operating Officer Bareksa, Ni Putu Kurniasari, menyebut pekan pertama SBR015 masih berjalan positif.

"Penjualan nasional sudah sekitar Rp 2,3 triliun, atau sekitar 11% dari target Rp 20 triliun," ujarnya.

Tenor Pendek Lebih Diminati

Data transaksi mitra distribusi Bareksa menunjukkan preferensi masyarakat lebih tinggi pada instrumen berjangka waktu pendek.

Opsi tenor dua tahun mencatat porsi 16,74 persen dari total kuota nasional Rp 15 triliun.

Sebaliknya, varian tenor empat tahun baru terserap 5,97 persen dari alokasi kuota Rp 5 triliun.

Menurut pengelola platform, imbal hasil menjadi pendorong utama minat investor.

"Kupon 6,75% untuk T2 dan 6,85% untuk T4, yang tertinggi untuk seri SBR sejak 2020, menjadi daya tarik utama bagi investor," kata Ni Putu Kurniasari.

Ia menambahkan pola penjualan ini masih sejalan dengan seri SBR sebelumnya dan optimistis momentum menguat di pekan berikutnya.

Dibandingkan seri SBR014 pada periode yang sama, nominal SBR015 berada tipis di bawahnya.

Seri terdahulu mencatatkan penjualan sekitar Rp 2,5 triliun atau selisih Rp 200 miliar.

Meski demikian, persentase penyerapan SBR015 dipengaruhi target penerbitan yang lebih tinggi, yakni Rp 20 triliun berbanding Rp 15 triliun pada SBR014.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru