unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Aset Asuransi Syariah Tumbuh, Kontribusi Capai Rp 15,96 Triliun
News

Aset Asuransi Syariah Tumbuh, Kontribusi Capai Rp 15,96 Triliun

Ilustrasi pertumbuhan asuransi syariah Indonesia
Aset Asuransi Syariah Tumbuh, Kontribusi Capai Rp 15,96 Triliun
A A Ukuran Teks16px

Industri asuransi syariah Indonesia menunjukkan perbaikan kinerja kontribusi pada Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai kontribusi sektor ini mencapai Rp 15,96 triliun.

Meski belum melampaui capaian Agustus 2025 sebesar Rp 18,07 triliun, laju kontraksi tahunan menyempit tajam.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026).

"Pertumbuhan kontribusi asuransi syariah membaik dibandingkan bulan sebelumnya menjadi minus 0,12% year on year (YoY)," ujar Dian Ediana Rae.

Pemulihan dari Kontraksi Juli

Perbaikan Agustus 2026 terlihat jelas dibandingkan Juli 2026 yang masih terkontraksi 12,67% secara tahunan.

Pemangkasan kontraksi hingga tersisa 0,12% YoY menandakan tren pemulihan ritme bisnis asuransi syariah.

Secara bulanan, penerimaan kontribusi Agustus 2026 naik Rp 1,77 triliun dari posisi Juli 2026 sebesar Rp 14,19 triliun.

Di samping kontribusi, aset industri asuransi syariah tetap tumbuh positif.

Aset asuransi jiwa syariah naik 9,60% secara tahunan dari Rp 35,40 triliun pada Agustus 2025 menjadi Rp 38,80 triliun pada Agustus 2026.

Segmen asuransi umum syariah juga mencatat pertumbuhan aset 7,86% dari Rp 9,92 triliun menjadi Rp 10,70 triliun pada periode yang sama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru