Kegembiraan setelah timnas meraih kemenangan ternyata bukan sekadar euforia sesaat. Sebuah studi psikologi menemukan kaitan antara hasil positif di lapangan dan peningkatan kepuasan hidup serta motivasi kerja.
Penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central itu mengamati 842 partisipan dari lima negara Eropa selama ajang UEFA EURO 2024.
Tim peneliti mengumpulkan 2.414 respons pascapartai untuk menganalisis dinamika psikologis para responden.
Hasilnya, kemenangan timnas secara signifikan menaikkan angka kepuasan hidup dan performa motivasi kerja pada hari berikutnya. Lonjakan ini dipicu oleh faktor keterikatan identitas sosial.
Identitas Sosial dan Ikatan dengan Tim
Manusia cenderung mengidentifikasi diri melalui kelompok sosial, termasuk komunitas olahraga atau negara. Keberhasilan tim nasional dipersepsikan otak sebagai pencapaian pribadi yang memperkuat rasa keterhubungan sosial.
Pakar psikologi olahraga dari Murray State University, Daniel Wann, menyoroti pentingnya konsep identifikasi tim.
Menurut dia, kedalaman ikatan psikologis antara suporter dan tim idola memberi dampak positif pada indikator kesehatan mental.
Penggemar dengan identifikasi kuat cenderung mengalami penurunan rasa kesepian dan isolasi sosial. "Yakni seberapa jauh penggemar merasakan suatu hubungan psikologis dengan tim," ujar Wann.
Tingkat keterhubungan sosial yang tinggi setelah pertandingan memicu interaksi antarindividu yang lebih hangat. Situasi ini menciptakan pengalaman kolektif yang mempererat hubungan antarwarga dalam kehidupan sehari-hari.
Dampak hingga Lingkungan Kerja
Pengaruh kemenangan tim nasional tidak berhenti pada aspek emosional personal. Responden melaporkan tingkat antusiasme kerja yang lebih baik pascakemenangan.
Pengalaman emosional kolektif dari hasil pertandingan malam hari terbukti membawa suasana hati lebih optimistis saat seseorang memulai aktivitas di tempat kerja keesokan harinya.