unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Padres Kalahkan Brewers 4-3, Bogaerts dan King Jadi Penentu
News

Padres Kalahkan Brewers 4-3, Bogaerts dan King Jadi Penentu

Pertandingan bisbol antara San Diego Padres dan Milwaukee Brewers di Petco Park
Padres Kalahkan Brewers 4-3, Bogaerts dan King Jadi Penentu
A A Ukuran Teks16px

San Diego Padres mempertahankan peluang di National League Division Series setelah mengalahkan Milwaukee Brewers 4-3 pada Selasa, 6 Oktober 2026, di Petco Park, San Diego.

Kemenangan pada Game 3 itu memangkas keunggulan seri Brewers menjadi 2-1 dan memaksa pertandingan keempat.

Padres sempat unggul 2-0 sebelum Brewers menyamakan skor 2-2.

Jake Cronenworth mencetak home run solo pada inning kelima, lalu Xander Bogaerts menambah run penting pada inning keenam setelah kesalahan lempar Cooper Pratt.

Aksi Bogaerts dan King di Momen Krusial

Michael King tampil dalam kondisi hanya satu hari setelah menjadi starter Game 2.

Menurut MLB Trade Rumors, King menjadi pelempar pertama yang mencatat penyelamatan enam out di postseason setelah dua hari sebelumnya menjadi starter.

Pada inning kelima, Bogaerts menggagalkan bola ground William Contreras yang berpotensi menghasilkan run ketika dua pelari Brewers berada di base.

Jason Adam menilai permainan tersebut sangat penting karena Bogaerts menjaga bola tetap di area permainan meski tidak mungkin membuat out.

"Itu luar biasa," ujar Jason Adam, pelempar Padres.

Brewers kemudian meninggalkan base terisi tanpa mencetak run tambahan pada inning tersebut.

Bogaerts menilai penyelamatan itu menjadi titik perubahan penting dalam pertandingan.

"Saya sangat yakin permainan diving itu mungkin menjadi perubahan momentum selama pertandingan. Jika bola itu lolos, kami sekarang tertinggal satu run.

Begitu bola mengenai pemukul, saya bahkan tidak berpikir punya peluang, dan semakin jauh bola bergerak, saya hanya melompat, lalu entah bagaimana bola masuk ke sarung tangan.

Saya cukup terkesan karena bola itu mengenai sarung tangan," ujar Xander Bogaerts, shortstop Padres.

Pada inning keenam, Bogaerts kembali memanfaatkan situasi di base ketika Miguel Andujar memukul bola ground dengan pemukul patah.

Ia melompati bola dan menghindari tongkat yang terlepas sebelum akhirnya mencetak run akibat lemparan Pratt yang meleset.

MLB.

com mencatat Ty France melihat aksi tersebut dari bangku cadangan dan menilai kemampuan atletik Bogaerts membantu Padres mendapatkan run tambahan.

Bogaerts sebelumnya mengambil ancang-ancang di base kedua untuk mengantisipasi peluang mencetak angka.

"Dia atlet yang sangat bagus, jadi saya tidak terkejut. Tetapi tetap saja, bukan hal mudah untuk melompat menghindar dan tetap berlari," ujar Ty France, pemain Padres.

Bogaerts mengatakan ia memperlakukan permainan base secara serius karena tidak ingin Padres kehilangan out secara cuma-cuma.

Ia juga memahami bahwa tambahan satu run sangat penting karena Brewers memiliki kemampuan mencetak angka pada akhir pertandingan.

"Permainan base itu saya anggap sangat serius. Mungkin saya tidak berlatih sebanyak yang seharusnya, tetapi secara pribadi saya tidak suka memberikan out di base.

Memahami situasi kami yang tertinggal 2-0, Brewers selalu berusaha bangkit dan mereka mencetak run pada akhir pertandingan. Setiap run tambahan akan sangat penting.

Saya tidak menduga shortstop akan melakukan lemparan buruk, tetapi jika itu terjadi, saya sudah siap berlari," ujar Bogaerts.

Peran Bogaerts berlanjut pada inning kesembilan ketika Brewers mengancam dengan pelari di base pertama dan kedua.

Christian Yelich memukul bola ground ke arah Bogaerts, yang kemudian menginjak base kedua dan melempar ke base pertama untuk mengakhiri pertandingan dengan double play.

Fernando Tatis Jr. menilai pengalaman Bogaerts di postseason membuatnya mampu mengendalikan tekanan ketika pertandingan memasuki momen penentuan.

"Dia sudah sangat lama bermain di pertandingan ini dan dia pernah memenangkan World Series, jadi dia tahu bagaimana rasanya bermain di postseason.

Dia sangat baik dalam memperlambat permainan dan tidak membiarkan momen menjadi terlalu besar. Ketika bola dipukul ke arahnya, kami berharap dia menangkapnya," ujar Fernando Tatis Jr., pemain Padres.

King menghadapi tekanan lebih besar pada inning kesembilan setelah berjalan dua pemukul sehingga run penyama berada dalam posisi mencetak angka.

Menurut MLB Trade Rumors, double play Bogaerts atas pukulan Yelich memastikan kemenangan Padres 4-3.

Di sisi Brewers, kekalahan itu memperpanjang rekor buruk mereka menjadi 12 kekalahan postseason berturut-turut di laga tandang, menyamai rentetan terpanjang dalam sejarah playoff menurut MLB Trade Rumors.

"Kami membutuhkan sedikit keajaiban Kiké itu," ujar Dave Roberts, manajer Los Angeles Dodgers, dalam laporan MLB Trade Rumors mengenai pertandingan lain di postseason.

Padres selanjutnya menghadapi Game 4 di Petco Park pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Walker Buehler dijadwalkan menjadi starter San Diego, sementara Brewers belum menentukan pelempar awal menurut susunan pertandingan MLB.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru