Austin Parks and Recreation menegaskan C3 Presents wajib membiayai pemulihan Zilker Park setelah hujan deras dan aktivitas festival merusak Great Lawn pada akhir pekan pertama Austin City Limits Music Festival.
Kewajiban itu bersifat kontraktual.
Penyelenggara harus mengembalikan Great Lawn dan area taman di sekitarnya ke kondisi sebelum festival atau lebih baik, sehingga biaya pemulihan tidak dibebankan kepada pembayar pajak.
Austin Parks menyatakan pemantauan dilakukan setiap hari bersama penyelenggara untuk mengawasi kejenuhan tanah, kesehatan rumput, serta kinerja drainase selama festival.
"C3 Presents secara kontraktual berkewajiban dan sepenuhnya bertanggung jawab secara finansial untuk memulihkan Great Lawn dan area taman di sekitarnya ke kondisi sebelum festival atau lebih baik," ujar Austin Parks.
Dampak Hujan dan Kritik terhadap Kondisi Taman
Hujan lebat pada akhir pekan pertama membuat kondisi berlumpur dan menunda pembukaan festival pada Sabtu.
Puluhan ribu pengunjung tetap datang dengan sepatu bot dan perlengkapan hujan untuk menyaksikan Charli xcx, Lorde, dan CMAT.
Anggota Austin City Council Ryan Alter sebelumnya menyebut kondisi Great Lawn tidak dapat diterima dan menghubungi penyelenggara ACL, C3 Presents, serta staf kota untuk membahas perlindungan taman.
"Tidak dapat diterima," ujar Ryan Alter, Anggota Austin City Council.
Alter juga menyerukan perubahan dalam penyelenggaraan setelah hujan deras menyebabkan kondisi berlumpur di area festival.
"Sesuatu harus berubah," ujar Ryan Alter, Anggota Austin City Council.
Untuk mengurangi dampak pada area berlumpur, Texas Turf mengatakan kepada City Cast bahwa mereka dihubungi ACL untuk memasang 60.000 kaki persegi penutup menyerupai rumput.
KXAN kemudian melaporkan kru menggulung kembali penutup tersebut pada Senin.
Austin Parks mengatakan langkah operasional dan perlindungan kontraktual dirancang agar pemulihan taman sepenuhnya ditanggung penyelenggara.
"Staf kota secara aktif memantau taman selama ACL Fest dan memahami kekhawatiran masyarakat mengenai dampak lingkungan akibat hujan deras akhir pekan lalu," ujar Austin Parks.
Departemen tersebut menyebut spesialis pengelolaan lahan dan rumput serta tim operasional berada di lokasi setiap hari untuk bekerja dengan penyelenggara.
"Penyesuaian taktis, termasuk pengelolaan pintu masuk, pemasangan jalur sementara, dan mitigasi tanah, terus dikelola secara aktif untuk mengurangi kerusakan jangka panjang sekaligus menjaga keselamatan pengunjung sepanjang festival," ujar Austin Parks.
Direktur Austin Parks, Jesús Aguirre, mengatakan pemulihan menjadi perhatian karena Zilker Park merupakan ruang publik yang digunakan warga Austin.
"Zilker Park milik seluruh warga Austin," ujar Jesús Aguirre, Direktur Austin Parks.
Ia mengatakan kondisi taman akan terus dipantau bersama C3 dan mitra terkait hingga Great Lawn dapat kembali digunakan.
"Kami mendengar dengan jelas kekhawatiran masyarakat.
Austin Parks secara aktif memantau kondisi dan bekerja sama erat dengan C3 serta mitra kami untuk memastikan Great Lawn siap digunakan oleh seluruh warga Austin," ujar Jesús Aguirre, Direktur Austin Parks.
Setelah ACL Fest, kota akan menentukan jadwal pembukaan kembali berdasarkan keselamatan publik, pertumbuhan akar rumput, dan kestabilan tanah.
Proses rehabilitasi bertahap mencakup penyedotan genangan, aerasi inti tanah untuk mengurangi pemadatan, perbaikan tanah, serta penanaman kembali rumput bila diperlukan.
Protokol rehabilitasi itu disebut "Protokol Remediasi Ketat" oleh Austin Parks dan akan diawasi staf kota segera setelah festival berakhir.
Sebagian Great Lawn juga akan tetap ditutup selama pekerjaan pemulihan berlangsung. Beberapa bagian akan dibuka kembali untuk persiapan Trail of Lights tahunan Austin.
Di tengah kondisi berlumpur dan bau pada akhir pekan pertama, Austin Parks kembali menegaskan bahwa material yang dikenal sebagai Dillo Dirt tidak digunakan di halaman Zilker Park sejak 2009.
"Dillo Dirt," ujar Austin Parks dalam penjelasannya mengenai material yang tidak digunakan di Zilker Park.
Menurut Statesman, bau di Great Lawn berasal dari rumput basah, lalu lintas pejalan kaki yang tinggi, serta proses pembusukan.
Kondisi tanpa oksigen setelah hujan dan ribuan orang melintas memicu pelepasan hidrogen sulfida yang menghasilkan bau seperti telur busuk.
Statesman juga melaporkan ujung timur Great Lawn lebih rendah dan dikelilingi pepohonan, sedangkan sisi barat mendapat lebih banyak aliran udara sehingga bau lebih mudah terbawa.
