Ancaman penipuan online berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin nyata di Indonesia.
Data Global Anti Scam Alliance menunjukkan 66% orang dewasa di tanah air pernah menghadapi upaya penipuan online dalam setahun terakhir.
Survei global juga mengungkap satu dari tujuh orang benar-benar menjadi korban.
Kondisi ini diperparah karena 53% orang memakai ponsel untuk transaksi finansial, namun 48% tidak memasang perangkat lunak keamanan pihak ketiga.
Kemitraan Bitdefender dan PT GIA
Bitdefender resmi mengumumkan kemitraan distribusi eksklusif dengan PT Gema Informatika Abadi (PT GIA) untuk merilis solusi keamanan konsumen di Indonesia.
Kolaborasi ini memastikan rumah tangga memiliki akses terhadap sistem pertahanan digital mutakhir.
Direktur PT GIA, Mr. Chok, menegaskan rekam jejak inovasi Bitdefender yang diakui dunia menjadikannya sekutu terbaik dalam membendung kejahatan siber.
Melalui jaringan ritel fisik dan toko resmi di berbagai platform marketplace, kemudahan mendapatkan perisai digital kini tersedia bagi pengguna gawai tanah air.
Ciprian Istrate selaku Senior Vice President of Operations Bitdefender Consumer Solutions Group memandang Indonesia sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi digital tercepat di dunia.
Dengan menyatukan keunggulan kecerdasan buatan Bitdefender dan jejaring distribusi PT GIA yang luas, kolaborasi ini siap menjadi garda terdepan menjaga privasi jutaan keluarga.
