unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › 4 Fenomena Langit Oktober 2026: Saturnus Oposisi hingga Bulan Purnama
IPTEK

4 Fenomena Langit Oktober 2026: Saturnus Oposisi hingga Bulan Purnama

Ilustrasi pengamatan fenomena langit Oktober 2026
A A Ukuran Teks16px

Langit Oktober 2026 menyajikan sejumlah peristiwa astronomi yang dapat diamati dari Bumi. Selain hujan meteor Draconids dan Orionids, ada empat fenomena lain yang layak masuk agenda pengamatan.

Peristiwa tersebut mencakup perubahan posisi planet dan fase Bulan yang memengaruhi kondisi langit malam. Beberapa di antaranya bisa disaksikan dengan mata telanjang atau bantuan teleskop.

Saturnus Oposisi hingga Bulan Purnama

Saturnus mencapai oposisi pada 4 Oktober 2026. Posisi ini membuat planet bercincin tersebut tampak berlawanan arah dengan Matahari jika diamati dari Bumi.

Akibatnya, Saturnus terlihat sepanjang malam dan tampak lebih terang dibandingkan sebagian besar waktu lain dalam setahun.

Dengan teleskop memadai, pengamat berpeluang melihat cincin dan beberapa satelit alaminya yang terang.

Bulan memasuki fase baru pada 10 Oktober 2026 pukul 15.50 UTC atau 22.50 WIB.

Pada fase ini, sisi terang Bulan tidak menghadap Bumi sehingga Bulan sulit terlihat di langit malam.

Minimnya cahaya Bulan membuat kondisi lebih mendukung untuk mengamati objek langit redup seperti galaksi dan gugus bintang.

Pengamatan akan lebih optimal di lokasi dengan polusi cahaya rendah dan cuaca cerah.

Merkurius mencapai elongasi timur terbesar pada 12 Oktober 2026 dengan jarak sudut sekitar 19,6 derajat dari Matahari.

Elongasi adalah jarak sudut antara planet dan Matahari jika dilihat dari Bumi.

Pada posisi itu, Merkurius relatif lebih mudah dicari di langit senja dibandingkan saat berada dekat dengan Matahari.

Pengamat dapat mencoba melihat ke arah barat sesaat setelah Matahari terbenam dengan pandangan terbuka ke cakrawala.

Karena posisinya tetap rendah dan waktu pengamatan singkat, Merkurius bisa sulit ditemukan jika langit berkabut atau terhalang bangunan.

Bulan mencapai fase purnama pada 26 Oktober 2026 pukul 04.13 UTC atau 11.13 WIB.

Seluruh sisi Bulan yang menghadap Bumi tampak terang karena mendapat pencahayaan Matahari secara penuh dari sudut pandang pengamat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru