unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Hubble dan Webb Ungkap Asal Ekor Kucing Kosmik Beta Pictoris
Hiburan

Hubble dan Webb Ungkap Asal Ekor Kucing Kosmik Beta Pictoris

Ilustrasi struktur debu ekor kucing kosmik di rasi Pictor
A A Ukuran Teks16px

Asal-usul struktur debu memanjang yang dijuluki ekor kucing kosmik akhirnya terkuak.

Analisis terbaru menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble dan James Webb menunjukkan bahwa struktur ini terbentuk dari tabrakan dahsyat antara dua objek langit berukuran mirip Pluto.

Fenomena ini terjadi di sistem bintang Beta Pictoris, yang berjarak sekitar 63 tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang Pictor.

Sistem tersebut masih muda dan aktif, dengan sabuk debu serta gas yang memicu tabrakan berkecepatan tinggi antarobjek.

Tabrakan Dahsyat di Sistem Muda

Ekor kucing kosmik pertama kali terdeteksi oleh Teleskop James Webb pada 13 Desember 2022.

Untuk memahami pembentukannya, tim peneliti yang dipimpin Arin Avsar dari University of Arizona menggabungkan data baru dengan citra arsip Hubble selama lebih dari 14 tahun.

Dari rekonstruksi tersebut, para astronom menyimpulkan bahwa ekor debu bukan berasal dari aktivitas komet biasa.

Struktur ini merupakan puing-puing sisa tabrakan masif antara dua benda besar yang melontarkan jutaan ton material ke ruang antarbintang.

Pengamatan lanjutan mengungkap bahwa ekor kucing kosmik didominasi butiran debu karbon berukuran mikron dengan porositas sangat tinggi.

Kevin Wagner, peneliti yang terlibat, menjelaskan bahwa kecepatan tabrakan begitu tinggi hingga material karbon menguap menjadi gas.

Saat gas mendingin di ruang hampa, molekulnya terkondensasi dan mengkristal menjadi butiran debu mikro yang sangat berpori.

Butiran ringan ini kemudian terdorong oleh tekanan radiasi bintang pusat, membentuk helai memanjang menyerupai ekor kucing.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru