unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › IPhone Duo Gagal Uji Ketahanan, Debu Masuk ke Engsel Titanium
IPTEK

IPhone Duo Gagal Uji Ketahanan, Debu Masuk ke Engsel Titanium

Ilustrasi iPhone Duo saat uji ketahanan dengan engsel titanium dan layar lipat
IPhone Duo Gagal Uji Ketahanan, Debu Masuk ke Engsel Titanium
A A Ukuran Teks16px

Uji ketahanan yang dilakukan kanal JerryRigEverything mengungkap titik lemah pada iPhone Duo, perangkat lipat pertama Apple.

Hasilnya menunjukkan masalah yang lebih luas dari sekadar dipaksa menekuk ke arah yang salah.

Penguji Zack Nelson menanam iPhone Duo dalam pasir, tanah, dan lumpur. Setelah itu, perangkat tidak bisa menutup sepenuhnya.

Material asing masuk ke engsel titanium dari beberapa celah, dan magnet pun tidak mampu menarik kedua sisi hingga rapat.

Kondisi kontaminasi berat seperti itu memang tidak terjadi setiap hari, tetapi memperlihatkan potensi masalah di lingkungan berdebu atau saat berada di pantai.

Layar fleksibel rusak permanen

Layar dalam yang fleksibel memiliki lapisan nano-texture yang cukup baik menyamarkan goresan dibandingkan layar lipat mengilap. Namun, panel ini tetap rentan saat mendapat tekanan ekstrem.

Ketika Nelson membengkokkan ponsel terbuka melawan arah lipatan alaminya, rangka perangkat bertahan dan tidak patah.

Panel AMOLED justru mengalami kerusakan permanen: muncul garis hijau, lalu garis bertambah, hingga layar berhenti merespons sama sekali.

Biaya penggantian layar dalam tersebut dilaporkan sekitar 1.000 dolar AS.

Nelson menyebut ia telah menguji perangkat lipat sejak generasi pertama hampir tujuh tahun lalu, dan sebagian besar perangkat bertahan dalam prosedur rutinnya.

iPhone Duo tidak.

Layar luar Ceramic Shield 2 berperilaku lebih seperti iPhone biasa, hanya mencatat bekas samar pada tingkat kekerasan Mohs yang lebih tinggi.

Kombinasi engsel yang bisa kemasukan debu dan layar fleksibel yang tidak tahan dibengkokkan ke arah salah membuat pemilik iPhone Duo perlu lebih berhati-hati.

Terutama saat perangkat terbuka atau berada di dekat pasir dan kotoran.

Temuan ini tidak berarti ponsel akan rusak dalam pemakaian harian normal. Hasil uji tersebut menegaskan kompromi yang biasa menyertai desain lipat dan pentingnya kebiasaan perlindungan ekstra.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru