La Liga merilis laporan insiden suporter pada laga El Clasico Liga Spanyol pekan 10 di Camp Nou, Senin, 26 Oktober 2026, dengan total 17 insiden yang tercatat.
Dari jumlah itu, 10 insiden melibatkan suporter Barcelona dan 7 insiden melibatkan suporter Real Madrid. Laporan tersebut telah dikirim ke Komite Disiplin dan Komisi Anti-Kekerasan.
Insiden dari kubu tuan rumah
Suporter Barcelona tercatat melakukan nyanyian kasar terkoordinasi pada menit 9, 16, 22, 26, 56, 82, 87, dan 89, termasuk yang ditujukan kepada Marc Cucurella dan nyanyian pada menit 56 yang diartikan sebagai ajakan menginjak.
Pada menit 87, saat selebrasi gol kedua Madrid, suporter di sektor Gol Sud 23-24 melempar botol, kaleng, korek, dan vape ke arah lapangan. Tidak ada pemain tamu yang terkena, tahap pertama protokol pelemparan diaktifkan, dan laga berhenti selama 1 menit 20 detik. Seorang suporter Barcelona juga dilaporkan memukul Eduardo Camavinga dengan tiang bendera.
Insiden dari kubu tamu
Suporter Madrid di sektor tribun utara 323-324 tercatat melakukan nyanyian kasar terkoordinasi pada menit 11, 29, 38, 43, 51, 88, dan pada injury time babak kedua, masing-masing selama sekitar 10 detik.
Perlu dicatat, hitungan 10 berbanding 7 saja bukan penilaian menyeluruh atas perilaku suporter kedua kubu. Setelah 10 laga, Barcelona berada di peringkat 1 dengan 27 poin, sementara Madrid di peringkat 3 dengan 24 poin. Skor akhir laga tidak disebut dalam badan pemberitaan, sehingga tidak ditambahkan di sini.
