unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 5 Alasan Kenapa Rahayu Saraswati Jadi Wakil Komisaris Utama VICI, Keponakan Prabowo Berdarah Jatim Itu Disorot
News

5 Alasan Kenapa Rahayu Saraswati Jadi Wakil Komisaris Utama VICI, Keponakan Prabowo Berdarah Jatim Itu Disorot

5 Alasan Kenapa Rahayu Saraswati Jadi Wakil Komisaris Utama VICI, Keponakan Prabowo Berdarah Jatim Itu Disorot
A A Ukuran Teks16px

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo resmi menjabat Wakil Komisaris Utama PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) per 29 Oktober 2026. Manajemen emiten kosmetik itu menyampaikan lima alasan penunjukan sang keponakan Presiden Prabowo, yang semuanya berbentuk penilaian dan harapan perusahaan.

Saraswati adalah putri dari Soemitro Djojohadikoesoemo dan Anie Harjati. Darah Jawa Timur mengalir dari sang ibu yang lahir dan berasal dari Nganjuk, sementara dari ayahnya ia mewarisi garis Jawa Tengah dan Manado. Menurut keterangan yang beredar, usianya 40 tahun, dan ia disebut memiliki 2,4 persen saham VICI, meski dokumen kepemilikan itu tidak dirinci lebih jauh. Akun Instagram-nya adalah @rahayusaraswati.

Kuasa di Tiga Bidang

Modal utama Saraswati adalah pengalamannya di tiga bidang sekaligus. Di politik, ia adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan anggota DPR RI pada 2014–2019 serta 2024–2029; pada 2025 ia sempat mengajukan pengunduran diri dari DPR yang kemudian ditolak, tanpa perincian dari pihak mana penolakan itu datang. Di hiburan, ia dikenal lewat film "Merah Putih" dan pernah menjadi presenter atau host. Di bisnis, ia pernah menjabat Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) dan telah resmi mengundurkan diri dari posisi itu.

Lima Alasan Versi Manajemen VICI

Pertama, manajemen menilai pengalaman, keahlian, dan jaringan luas Saraswati dapat memberi pandangan strategis bagi perusahaan. Kedua, VICI berharap ia mendorong penetrasi pasar internasional, mengingat produk perusahaan telah masuk Malaysia dan sedang menjajaki Jepang serta Korea Selatan.

Ketiga, latar belakangnya dinilai cocok untuk diversifikasi ke sektor kesehatan dan produk kecantikan. Keempat, Direktur Utama Sumardi Widjaja menyebut kehadirannya diharapkan memperkuat fungsi pengawasan Dewan Komisaris dan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG. Kelima, ia dipandang mewakili perempuan di industri kosmetik dan perawatan.

Kelima alasan tersebut perlu dibaca sebagai penilaian dan harapan manajemen, bukan hasil yang sudah terverifikasi. Kinerja Saraswati di kursi Wakil Komisaris Utama VICI baru akan terlihat seiring waktu.

Bagi VICI, menggandeng figur berlatar politik, hiburan, dan bisnis sekaligus adalah langkah yang menyita perhatian pasar. Bagi Saraswati, jabatan ini menambah daftar perannya di ruang publik setelah resmi mundur dari komisaris utama emiten properti.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru