unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Terlewat Padahal Kelas Berat: 7 Serial Kriminal Underrated dari Kasus Tulang di Fondasi Bangunan sampai Deepfake CCTV
Hiburan

Terlewat Padahal Kelas Berat: 7 Serial Kriminal Underrated dari Kasus Tulang di Fondasi Bangunan sampai Deepfake CCTV

Terlewat Padahal Kelas Berat: 7 Serial Kriminal Underrated dari Kasus Tulang di Fondasi Bangunan sampai Deepfake CCTV
Key art serial Perry Mason. (Foto: Prime Video)
A A Ukuran Teks16px

Penggemar kisah investigasi sering berputar di judul yang itu-itu saja. Padahal, ada serial kriminal kurang populer yang menawarkan alur misteri rapat, karakter kuat, dan ketegangan yang tidak kalah dari judul besar. Tujuh judul berikut buktinya — kami kelompokkan menurut rasa ketegangannya.

Berkas Lama yang Dibuka Lagi, dan Kisah yang Benar-Benar Terjadi

Unforgotten (2015). Serial Inggris arahan Andy Wilson ini tayang perdana 8 Oktober 2015 di ITV, dibintangi Nicola Walker, Sanjeev Bhaskar, Sinéad Keenan, dan Jordan Long. Dua detektif, Cassie Stuart dan Sunny Khan, menyeret kembali sebuah pembunuhan lama ke permukaan bermula dari temuan sisa tulang manusia di fondasi bangunan tua. Kini hadir pula di BritBox dan ITVX.

Unbelievable (2019). Miniseri Amerika dari Netflix ini rilis global 13 September 2019, disutradarai Lisa Cholodenko dan Susannah Grant, dengan Kaitlyn Dever, Toni Collette, Merritt Wever, dan Eric Lange. Dua detektif perempuan menghubungkan pola kejahatan seksual berseri untuk membuktikan kesaksian korban remaja yang sempat tak dipercaya polisi.

Through the Darkness (2022). Dari Korea Selatan, serial SBS yang rilis 14 Januari 2022 ini disutradarai Park Bo-ram dan dibintangi Kim Nam-gil, Jin Seon-kyu, Kim So-jin, serta Ryeoun. Kisah nyatanya berpusat pada Song Ha-young, profiler kriminal pertama di negaranya, yang mempelajari pola pikir pembunuh berantai demi menghentikan mereka. Tersedia di Viu dan Viki.

Pemburu dan Penjahat yang Tidak Biasa

Children of Nobody (2018). Serial MBC yang tayang perdana 21 November 2018 ini disutradarai Choi Jung-kyu bersama Kang Hee-ju, dibintangi Kim Sun-a, Lee Yi-kyung, Nam Gyu-ri, dan Cha Hak-yeon. Seorang konselor anak, Cha Woo-kyung, bekerja sama dengan detektif Kang Ji-heon mengejar pembunuh berantai yang memberi petunjuk lewat puisi anak. Dapat ditonton di Viu dan Viki.

Mr. Inbetween (2018). Komedi hitam kriminal asal Australia ini rilis 25 September 2018 di FX, disutradarai Nash Edgerton, dan dibintangi Scott Ryan, Damon Herriman, Justin Rosniak, serta Brooke Satchwell. Ray Shoesmith harus menyeimbangkan dua dunia: ayah penyayang bagi keluarganya, dan eksekutor bayaran bagi dunia kejahatan. Tersedia di Disney+ Hotstar dan Hulu.

Teknologi Masa Kini dan Noir Tempo Dulu

The Capture (2019). Techno-thriller Inggris arahan Ben Chanan ini tayang perdana 3 September 2019 di BBC One, dibintangi Holliday Grainger, Callum Turner, Ron Perlman, dan Paapa Essiedu. Detektif Rachel Carey mengusut rekaman CCTV yang dimanipulasi dengan deepfake untuk menjebak seorang mantan prajurit. Bisa disaksikan di BBC iPlayer dan Peacock.

Perry Mason (2020). Serial neo-noir HBO ini tayang mulai 21 Juni 2020, disutradarai Tim Van Patten dan Craig Zisk, dibintangi Matthew Rhys, Juliet Rylance, Chris Chalk, dan Shea Whigham. Di Los Angeles tahun 1932, detektif swasta Perry Mason menyelidiki penculikan anak yang membawanya pada korupsi kalangan elit kota. Tersedia di HBO GO dan Max.

Dari ketujuh judul itu terlihat jelas: cerita kriminal terbaik tidak melulu lahir dari serial yang paling ramai dibicarakan. Semua bisa dinikmati melalui layanan streaming resmi — selamat memilih tontonan berikutnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru