Persib Bandung menorehkan capaian membanggakan di level Asia: Maung Bandung menempati peringkat ke-16 daftar poin klub AFC musim 2026/2027 dengan 8.000 poin, mengungguli Al Nassr yang berada di posisi ke-35 dengan 6.000 poin.
Perbaruan data Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Jumat, 30 Oktober 2026, itu menjadi buah dari start sempurna Persib di fase grup AFC Champions League Two 2026/2027. Skuad asuhan Igor Tolic memenangi tiga laga pertama Grup E dan mengoleksi sembilan poin penuh.
Kemenangan teranyar diraih atas Melbourne Victory dengan skor 2-0 pada Rabu, 28 Oktober 2026. Dua gol Balsa Sekulic di laga tersebut memastikan Persib memimpin klasemen Grup E, sekaligus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menembus 16 besar daftar poin klub Asia musim berjalan.
Bukan Peringkat Sepanjang Masa
Perlu dicatat, daftar ini menghitung poin satu musim kompetisi, bukan akumulasi sepanjang sejarah. Nilainya dipengaruhi hasil pertandingan dan bobot kompetisi yang diikuti, sehingga posisi setiap klub masih bisa berubah seiring bergulirnya laga-laga berikutnya.
Meski begitu, raihan Persib tetap istimewa. Poin Maung Bandung juga melampaui sejumlah klub besar Asia seperti Al Ittihad, Jeonbuk Hyundai Motors, dan FC Seoul, serta menyamai Al Qadsiah dan Al Wahda yang masing-masing berada di peringkat ke-12 dan ke-14.
Borneo FC Ikut Mendongkrak Indonesia
Kabar baik lainnya datang dari Borneo FC Samarinda. Pesut Etam mengoleksi 6.600 poin dan menempati peringkat ke-29, masih di atas Al Nassr. Borneo memastikan tiket perempat final AFC Challenge League setelah menjuarai Grup D dengan enam poin.
Kontribusi kedua klub itu turut mengangkat Indonesia ke peringkat keempat Asia pada daftar poin asosiasi anggota (MA Points) musim berjalan dengan 7.500 poin, di bawah Jepang dan di atas China serta Korea Selatan. Posisi tersebut menjadi modal penting untuk memperbaiki koefisien Indonesia pada pembaruan berikutnya.
Bagi Bobotoh, capaian ini adalah bukti bahwa konsistensi di kompetisi Asia membuahkan pengakuan. Tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif tersebut agar Persib tidak hanya bersinar sesaat, tetapi benar-benar menjelma menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Asia.