unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › MU Kini Berjuang Hindari Degradasi, Bukan Lagi Bicara Trofi
Hiburan

MU Kini Berjuang Hindari Degradasi, Bukan Lagi Bicara Trofi

MU Kini Berjuang Hindari Degradasi, Bukan Lagi Bicara Trofi
Pelatih Manchester United, Michael Carrick. • ManUtd.pl
A A Ukuran Teks16px

Dari tim yang dulu identik dengan trofi, Manchester United kini justru sibuk menghitung jarak dari zona degradasi. Kekalahan dari Chelsea menjadi penanda terbaru dari krisis yang belum juga reda.

Setan Merah takluk 2-0 di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026) malam WIB, pada pekan kesembilan Liga Inggris. Morgan Rogers membawa Chelsea unggul pada awal babak kedua, sebelum Cole Palmer menggandakan keunggulan lewat penalti setelah Lisandro Martinez menerima kartu kuning kedua.

Angka yang Mengkhawatirkan

Kekalahan itu membuat United sudah sembilan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, dengan empat kekalahan dari lima laga terakhir. Di Liga Inggris, mereka baru mengoleksi tujuh poin dari sembilan pertandingan: satu kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan, dengan selisih gol minus lima.

Satu-satunya kemenangan domestik mereka musim ini datang melawan Ipswich Town pada Agustus. Mengutip ESPN, rata-rata 0,77 poin per laga yang dicatat United jika berlanjut selama 38 pertandingan hanya akan menghasilkan sekitar 29,3 poin. Artikel sumber mencatat belum pernah ada tim yang bertahan di Liga Inggris dengan raihan di bawah 30 poin.

Carrick Tetap Dipertahankan

Krisis ini sudah terlihat sejak pekan sebelumnya, ketika United kalah 0-3 dari Bournemouth di kandang. Hasil itu disebut sebagai start terburuk klub sejak 1986, dan sempat membuat posisi Michael Carrick di ujung tanduk. Manajemen akhirnya memilih mempertahankan sang pelatih, meski sejumlah nama berpengalaman seperti Eddie Howe, Antonio Conte, Kieran McKenna, dan Julian Nagelsmann disebut tersedia.

Namun satu pertandingan setelah keputusan itu, situasi justru memburuk. Sumber yang sama menyebut struktur manajemen klub dinilai kurang tegas dalam mengambil keputusan besar, sementara dana untuk belanja pada bursa Januari disebut terbatas untuk posisi bek kiri dan penyerang tengah, padahal Luke Shaw dan Benjamin Sesko sedang cedera.

Ujian Berikutnya

Jadwal United tidak memberi ruang bernapas. Mereka akan menghadapi AS Roma di Liga Champions pada tengah pekan, kemudian menjamu Aston Villa yang sedang dalam performa bagus, sebelum bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool setelah jeda internasional. Tiga laga itu akan menentukan apakah United sekadar tersendat, atau benar-benar terseret ke dalam pertarungan degradasi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru