unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Tanpa Caption, Video Umrah Irfan Hakim dan Raffi Ahmad di Depan Ka'bah Dibaca sebagai Dukungan — Warganet Malah Menyeret Luna Maya
Hiburan

Tanpa Caption, Video Umrah Irfan Hakim dan Raffi Ahmad di Depan Ka'bah Dibaca sebagai Dukungan — Warganet Malah Menyeret Luna Maya

Tanpa Caption, Video Umrah Irfan Hakim dan Raffi Ahmad di Depan Ka'bah Dibaca sebagai Dukungan — Warganet Malah Menyeret Luna Maya
Raffi Ahmad dan Irfan Hakim. (KapanLagi.com)
A A Ukuran Teks16px

Kadang dukungan tidak perlu kata-kata. Video pendek yang diunggah akun TikTok @irfanhakim75 pada Senin 2 November 2026 itu tanpa caption sama sekali: hanya momen Irfan Hakim dan Raffi Ahmad berdoa di depan Ka'bah saat umrah di Mekkah, lalu berjabat tangan dan berpelukan, diiringi lagu tentang sahabat yang tak tergantikan. Warganet tetap membacanya sebagai dukungan untuk Raffi yang sedang terseret polemik Sumpah Pemuda — dan memuji kesetiaan Irfan. Dukungan tertulisnya datang lebih dulu: foto kebersamaan lewat Instagram Story pada Sabtu 31 Oktober 2026 dengan caption penyemangat, yang bunyi lengkapnya tidak ditampilkan dalam pemberitaan ini.

Yang Terjadi di Kolom Komentar

Alih-alih berhenti di Irfan dan Raffi, komentar warganet menyeret tiga nama lain. Luna Maya paling disorot: ia menanggapi unggahan akun @pembasmi.kehaluan.reall yang menampilkan Raffi dalam konteks postingan boikot, dengan komentar yang dipahami sebagai menyebut hal itu memalukan — sebagian warganet menilainya keterlaluan ikut campur, sebagian lain membaca unggahan Irfan sebagai sindiran balik untuk Luna. Fadil Jaidi ikut disinggung hanya karena emotikon tertawa yang terlihat darinya di kolom komentar, tanpa teks apa pun dan tanpa penjelasan maksud. Jerome Polin disebut karena diduga mengkritik Raffi lewat unggahan 30 Oktober 2026 — keheranan atas sikap Raffi yang dianggap terlalu sibuk mengurusi hal di luar dirinya. Ketiganya tidak memberi tanggapan atas ramainya nama mereka dalam pemberitaan ini.

Latar Polemiknya

Raffi disorot setelah pernyataannya di sebuah acara di gedung kelolaan Kemendikdasmen menuai kritik warganet. Ia dilaporkan sudah meminta maaf atas kegaduhan acara 29 Oktober tersebut, menjelaskan niatnya hanya mendukung 100 pemuda terbaik Indonesia dan mengaku tidak tahu-menahu perihal dana yang dipersoalkan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru