Biaya merakit atau meningkatkan spesifikasi komputer berbasis DDR5 di Jepang melonjak tajam. Sejumlah modul memori kini dipasarkan di atas 500.000 yen atau setara puluhan juta rupiah.
Survei AKIBA PC Hotline pada 17-24 Oktober 2026 mencatat kenaikan harga berbagai kit RAM DDR5 di toko kawasan Akihabara dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan tertinggi mencapai 62 persen.
Lonjakan tidak hanya menyentuh memori berkapasitas besar. Produk DDR5 dengan kapasitas yang umum dipakai pada komputer rumahan juga ikut naik.
Corsair 128 GB Jadi Sorotan
Produk dengan kenaikan paling mencolok adalah Corsair DDR5-6000 berkapasitas 128 GB. Paket ini terdiri dari dua modul masing-masing 64 GB.
Di sejumlah toko Jepang, kit tersebut kini ditawarkan 514.800 yen atau sekitar Rp 59,2 juta.
Angka itu bertambah 197.820 yen atau sekitar Rp 22,7 juta dibandingkan harga pada 12 September 2026.
Pada September lalu, kit yang sama masih dijual 316.980 yen atau sekitar Rp 36,4 juta. Artinya, kenaikan dalam rentang sekitar satu bulan mencapai 62,4 persen.
Jika dibandingkan harga tahun sebelumnya, selisihnya jauh lebih besar. Corsair DDR5 128 GB tersebut sebelumnya dipasarkan sekitar 59.800 yen atau setara Rp 6,8 juta.
Perbandingan kedua harga itu menunjukkan peningkatan sekitar 761 persen. Kondisi ini memperlihatkan besarnya perubahan biaya untuk mendapatkan memori berkapasitas tinggi.
Lonjakan serupa ditemukan pada produk Crucial. Kit Crucial DDR5-5600 128 GB kini dijual 399.980 yen atau sekitar Rp 46 juta.
Meski kenaikannya tidak sebesar Corsair, sejumlah toko dilaporkan menawarkan kit tersebut hingga 440.000 yen atau sekitar Rp 50,6 juta.
Segmen Crucial SO-DIMM juga terdampak.
Modul 96 GB dibanderol 337.480 yen atau sekitar Rp 38,8 juta, sedangkan varian 128 GB mencapai 439.800 yen atau setara Rp 50,6 juta.
Konsumen yang tidak membutuhkan kapasitas 128 GB pun menghadapi situasi serupa. Kit DDR5 32 GB yang lazim digunakan untuk komputer rumahan ikut naik harga.
Crucial DDR5-6400 32 GB, terdiri dari dua modul masing-masing 16 GB, kini ditawarkan 139.980 yen atau sekitar Rp 16,1 juta.
Adapun Crucial DDR5-5600 dengan konfigurasi sama dipasarkan 104.980 yen atau sekitar Rp 12 juta.
Perubahan juga terlihat pada sejumlah produk konfigurasi 16 GB x2. Kit DDR5-6400 mengalami penambahan harga sekitar 5.820 yen atau sekitar Rp 669.969.
Untuk DDR5-6000 dengan konfigurasi serupa, kenaikannya tercatat sekitar 4.010 yen atau setara Rp 461.611. Artinya, peningkatan biaya tidak terbatas pada produk kelas atas.
Mahalnya RAM DDR5 membuat anggaran merakit komputer baru semakin besar.
Harga satu paket memori 128 GB kelas atas kini disebut sebanding dengan biaya membangun PC gaming berbasis RTX 5090 atau RTX 5080 pada tahun lalu.
Perbandingan tersebut menggambarkan besarnya beban biaya yang harus diperhitungkan konsumen saat memilih komponen komputer. Pembelian RAM berkapasitas tinggi kini membutuhkan anggaran jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Situasi ini juga dapat memengaruhi keputusan pengguna yang berencana berpindah ke platform DDR5. Selain mempertimbangkan spesifikasi prosesor dan komponen lain, konsumen perlu memperhitungkan pengeluaran untuk memori.
Bagi pemilik komputer berbasis DDR4 yang kapasitas memorinya masih mencukupi kebutuhan, mempertahankan platform tersebut untuk sementara dapat menjadi alternatif.
Pilihan ini dinilai relevan terutama bagi pengguna yang belum memerlukan peningkatan kapasitas RAM.
Dengan kenaikan yang mencakup berbagai kapasitas dan jenis modul, perkembangan harga DDR5 di Jepang menjadi perhatian bagi konsumen yang sedang merencanakan perakitan maupun peningkatan spesifikasi komputer.