Lagu Stop the Wedding! dari Ashe tengah viral di media sosial.
Tren ini ramai dipakai perempuan untuk membagikan pengalaman pahit mereka dalam hubungan yang toksik.
Lagu tersebut dirilis pada 7 Agustus dan menjadi lead single album keempat Ashe, The Girl of Your Dreams.
Perempuan bernama asli Ashlyn Wilson itu menulis lagu ini bersama Noah Conrad dan Annika Bennett.
Lahir dari Pengalaman Pahit
Ashe mengakui bahwa Stop the Wedding! lahir dari pengalamannya menjalani rumah tangga yang toksik dan manipulatif.
Hubungan itu berujung pada perpisahan pada 2018.
Kepada People pada September 2026, ia menyebut lagu ini sebagai "saudara perempuan yang lebih dewasa dan bijak" dari Moral of the Story yang dirilis pada 2019.
"Lagu ini benar-benar terasa seperti versi yang lebih dewasa dari Moral of the Story," kata Ashe.
Ia menggambarkan perasaan bebas ketika menyadari bahwa situasi itu sebenarnya tidak perlu terjadi. Menurutnya, seseorang bisa saja menghindar dan pergi dari situasi tersebut.
Namun, Ashe mengaku bertahan dalam hubungan yang sangat manipulatif karena berbagai hal yang diajarkan kepadanya sejak kecil sebagai seorang perempuan.
Ia pun berharap ada satu generasi perempuan muda yang mendengarkan lagu ini dan menyadari bahwa mereka tidak terjebak.
Mereka tidak harus terus menjalani sesuatu yang terasa tidak tepat.
Hal itu bisa terkait pernikahan, pekerjaan, harapan orang tua, atau situasi apa pun yang membuat seseorang merasa terjebak.
Dalam wawancara dengan Variety, Ashe yang kini sudah menikah lagi dengan musisi John Canada menyebut Stop the Wedding!
seperti permohonan dramatis kepada dirinya di masa lalu. Lagu itu memintanya meninggalkan hubungan pernikahannya sebelum benar-benar dimulai.
"Ada rasa syukur yang luar biasa atas hidup saya saat ini," kata Ashe.
Ia menegaskan tidak bersyukur memiliki mantan suami yang kasar. Namun, ia bersyukur atas kisah dan karya seni yang kini sangat ia banggakan.
Pesan untuk Generasi Perempuan
Keinginan Ashe seolah menjadi suara yang dirasakan banyak perempuan di luar sana. Lagu itu dengan cepat menjadi debut solo terbesar Ashe.
Dalam tiga minggu pertama, Stop the Wedding! meraih 15 juta stream di Spotify.
Lagu ini juga masuk ke dalam daftar 50 lagu yang sedang tren di TikTok dan memicu tren Stop The Wedding.
"Rasanya seperti, akhirnya!" ungkap Ashe menanggapi kesuksesan lagu tersebut.
Ia justru bangga ketika ada yang berkomentar soal sukses dalam semalam.
Menurutnya, ia sudah menekuni bidang ini sejak lama, dan sekarang orang-orang menyadari bahwa ia adalah gadis yang sama yang merilis Moral of the Story.
Ashe merasa telah sampai di titik ini. Baginya, untung saja hal ini tidak terjadi lebih cepat, dan memang tepat bahwa Stop the Wedding!
adalah lagu yang mengubah segalanya.
Ia membayangkan 20 tahun dari sekarang, seorang gadis kecil mungkin dilamar oleh orang yang salah.
Gadis itu bisa merasa terjebak dalam pekerjaannya, bingung memilih jurusan kuliah, atau diminta melakukan sesuatu yang tidak cocok untuknya.
Lalu, gadis itu teringat kembali pada lagu Stop the Wedding!.
"Mungkin ada satu generasi perempuan yang bisa terpengaruh oleh lagu ini," tutur Ashe dengan mata berkaca-kaca.
Ia lalu menangis dan berpikir bahwa itulah inti dari semuanya.
Ashe menyebut dirinya kini sudah pulih setelah mengalami rumah tangga yang kandas pada 2018. Ia juga kehilangan saudaranya pada 2019, lalu hiatus untuk rehat pada 2022.
Ashe kemudian menikah dengan John Canada pada 2025.
Ia menciptakan musik dari sudut pandang bahagia serta penuh imajinasi yang tertuang dalam album terbarunya, The Girl of Your Dreams.
"Saya menulis seluruh album ini dari kondisi diri yang sudah pulih, utuh, dan merasa puas," kata Ashe.
Ia menegaskan tidak sedang dalam pencarian. Ia tidak lagi mencari jati diri, cinta, ataupun tujuan hidup.
Menurut Ashe, album ini terasa sudah pulih, jenaka, dan menyenangkan. Kondisi mental dan emosionalnya saat ini benar-benar stabil.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, ia tidak terlalu terpaku pada kesuksesan karya ini. Padahal, ia mengatakan hal tersebut tepat saat sedang mengalami perilisan terbesar dalam kariernya.