Generasi Z dan milenial mulai melirik mobil listrik. Hasil survei Populix bertajuk "Decoding Indonesia's Upper Middle Market" menunjukkan sekitar satu dari lima konsumen mobil kelas menengah atas tertarik pada mobil listrik atau hybrid, terutama pada kelompok usia 25 hingga 35 tahun.
Survei yang melibatkan 800 konsumen mobil kelas menengah atas ini juga mencatat sekitar seperempat responden sangat tertarik pada kendaraan listrik dan hybrid. Merek mobil listrik yang paling dicari adalah BYD, Hyundai, dan Wuling, dengan bodi SUV dan MPV yang paling dominan.
Pola pemakaian pun terungkap: responden menggunakan mobil sekitar enam hari dalam seminggu, sebagian besar untuk bekerja. Sebanyak enam dari sepuluh responden berencana membeli mobil dalam setahun, dengan anggaran rata-rata Rp493 juta.
Citra Merek yang Melekat
Setiap merek punya asosiasi tersendiri di mata responden. BYD diasosiasikan dengan inovasi dan teknologi, Wuling sebagai pelopor mobil listrik di Indonesia, Daihatsu dengan layanan purnajual dan jaringan diler, Honda dan Toyota dengan kekuatan merek secara keseluruhan, Mitsubishi dengan kualitas dan kenyamanan yang solid, serta Suzuki dengan value dan keiritan bahan bakar.
Toyota, Hyundai, dan Daihatsu juga disebut di antara delapan merek terbanyak yang dibeli dalam lima tahun terakhir, dengan tingkat kepuasan yang dicatat survei.