Mantan drummer for Revenge, Archims Pribadi alias Chimot, menyampaikan pesan perpisahan setelah memutuskan keluar dari band yang ia bangun dan perjuangkan selama lebih dari 20 tahun.
Pesan itu diunggah di media sosial pada Senin (2/11). Chimot bersyukur perjalanan panjang bersama for Revenge bisa menjadi warisan dan bermanfaat bagi banyak orang. Kabar kepergiannya sendiri sudah diumumkan lebih dulu pada konser Titik Sadrah di Bandung, 31 Oktober 2026.
Terima Kasih dan Permintaan Maaf untuk Rekan Seband
Chimot berterima kasih kepada Boniex Noer, Arief Ismail, dan Izha Muhammad karena menemani membangun band hingga dikenal seperti sekarang, dengan metafora kapal di laut yang melewati badai sangat berat. Ia juga meminta maaf atas perilaku yang kadang melampaui batas dan menyakiti mereka, memohon maaf mereka, dan meyakini mereka akan membawa for Revenge ke level lebih tinggi. Ia menyebut akan selalu ada ruang untuk mereka di hatinya dan berharap mereka merasakan hal yang sama.
Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada kru dan orang-orang di balik for Revenge, yang kontribusinya disebut salah satu kekuatan yang membuat band asal Bandung itu bertahan dan terus berkembang. Kepada penggemar, for Revenge Family di seluruh Indonesia, ia menyebut tak ada kata tersisa selain terima kasih, karena mereka terlibat dalam semua momen yang dijalani bersama.
Untuk Abie Nugraha dan Kamila
Di akhir pesannya, Chimot berterima kasih kepada Abie Nugraha, tokoh penting di balik terbentuknya for Revenge, dan menulis pesan khusus untuk pasangannya, Kamila, yang menemaninya melewati berbagai fase hidup. Pesan itu ia tutup dengan kalimat: "Sampai jumpa di lain waktu, di lain kehidupan, di lain mimpi."
20 Tahun for Revenge
Chimot merupakan anggota orisinal for Revenge sejak band itu terbentuk pada April 2006, saat itu bersama Abie Nugraha pada bass dan Hagie Juliandri pada gitar. Setelah sejumlah single dan pergantian personel, for Revenge merilis album debut Fireworks (2010). Formasi terakhir sebelum Chimot keluar terdiri dari Chimot, Boniex Noer sebagai vokalis, Arief Ismail sebagai gitaris, dan Izha Muhammad sebagai bassis. Setelah kepergiannya, for Revenge kini beranggotakan Boniex, Arief, dan Izha. Selama dua dekade, band itu merilis sedikitnya lima album studio: Fireworks (2010), Second Chance (2013), Auristella (2019), Perayaan Patah Hati - Babak 1 (2022), dan Perayaan Patah Hati - Babak 2 (2025).