Dua kekalahan, dua diagnosa berbeda, satu rasa yang sama: kecewa. Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, merasakan keduanya di Liga Champions — dan keduanya sama-sama menyakitkan.
Kekalahan terbaru datang di Old Trafford, ketika Manchester United menang 3-2 atas Roma. Padahal Roma sempat memimpin 2-0 sebelum akhirnya kehilangan kendali dan kalah.
Untuk United, artikel sumber menyebut Matheus Cunha mencetak dua gol dan Bruno Fernandes mencetak gol penentu. Daftar lengkap pencetak gol dan menit gol Roma tidak dirinci sumber, sehingga tidak ditambahkan di sini.
Babak Pertama yang Baik, Lalu Kehilangan Kendali
Gasperini menilai Roma bermain baik pada babak pertama melawan United. Namun timnya kemudian kehilangan kendali atas pertandingan, dan dari situlah kekalahan bermula.
Kekalahan itu terasa berbeda dari kekalahan sebelumnya, 0-1 dari Real Madrid. Melawan Madrid, Roma menciptakan peluang tetapi gagal mencetak gol — masalahnya ada pada penyelesaian akhir, bukan pada performa.
Segera Bangkit Lawan Udinese
Dua kekalahan dengan diagnosa berbeda itu kini menjadi pekerjaan rumah Gasperini. Roma dituntut segera pulih karena laga liga melawan Udinese sudah menanti.
Kecewa boleh, tetapi tidak boleh lama. Bagi Roma, pemulihan cepat menjadi kunci agar dua kekalahan menyakitkan di Eropa tidak merembet ke kompetisi domestik.
