Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepahaman lisan dengan JJ Gabriel, penyerang muda Manchester United berusia 16 tahun, untuk kemungkinan kepindahan pada bursa transfer Januari.
Kesepahaman itu terjalin antara pihak Madrid dan perwakilan Gabriel, seperti dilaporkan sejumlah sumber kepada BBC Sport.
Meski begitu, belum ada negosiasi resmi antara Real Madrid dan Manchester United. Kedua klub masih perlu duduk bersama sebelum transfer bisa direalisasikan.
Gabriel sendiri hingga kini masih berstatus pemain Manchester United. Namun, sejak meninggalkan klub pada September lalu, ia belum kembali bergabung dan memilih berlatih mandiri di Spanyol.
Langkah itu diambil demi memperbesar peluang menembus sepak bola senior. Situasinya pun menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa.
Persaingan Klub Besar dan Posisi Madrid
Selain Real Madrid, Barcelona dan Paris Saint-Germain disebut turut memantau Gabriel. Namun, klub ibu kota Spanyol itu kini disebut sebagai kandidat terkuat.
Real Madrid diperkirakan akan mengupayakan penyelesaian transfer pada bursa Januari. Momentum itu menjadi peluang untuk mengamankan pemain yang tengah dilirik beberapa tim besar Eropa.
Faktor administratif berpotensi mempermudah proses. Gabriel memiliki paspor Uni Eropa sehingga kepindahannya ke klub di luar Inggris dapat berlangsung lebih lancar.
Di sisi lain, Manchester United masih berhak menerima kompensasi jika Gabriel benar-benar pergi. Namun, jumlahnya diperkirakan lebih rendah bila sang pemain melanjutkan karier di luar Premier League.
Ketertarikan klub-klub besar tidak lepas dari catatan Gabriel di kelompok usia muda. Ia termasuk talenta paling menonjol di akademi Manchester United.
Musim lalu, Gabriel meraih penghargaan pemain terbaik Premier League U-18 saat usianya baru 14 tahun. Ia juga mencetak hat-trick pada laga debutnya di UEFA Youth League.
Sebelumnya, Gabriel sempat mengikuti tur pramusim Manchester United dan tampil saat timnya menghadapi Atletico Madrid.
Manchester United bahkan mempertimbangkan kemungkinan menjadikannya pemain termuda dalam sejarah klub menjelang laga melawan Brighton di Carabao Cup pada September lalu.
Seorang sumber internal Manchester United pernah menyebutnya sebagai "pemain berusia 15 tahun terbaik di Eropa".
Mantan manajer interim klub, Darren Fletcher, juga memberi penilaian positif. Ia menggambarkan besarnya potensi Gabriel dengan pernyataan: "Dunia ada dalam genggamannya."
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, menilai situasi ini perlu ditangani dengan hati-hati mengingat usia Gabriel yang masih sangat muda.
"Kita harus sangat berhati-hati dengan situasi ini secara keseluruhan," ujar Carrick, seperti dikutip BBC Sports, Kamis (5/11/2026).
Carrick menegaskan perhatian klub tidak hanya soal masa depan karier, tetapi juga kesejahteraan dan perkembangan pemain selama di akademi.
"Dia masih sangat muda...
dari sudut pandang klub, dalam hal menjaga para pemain muda kami—kesejahteraan mereka, kondisi mereka, serta pengalaman yang mereka dapatkan—kami harus benar-benar memperhatikan hal tersebut dalam situasi ini," ujarnya.
Dengan kesepahaman lisan bersama perwakilan Gabriel, Real Madrid berada di posisi menjanjikan. Namun, kepastian transfer penyerang 16 tahun itu masih menunggu negosiasi resmi dengan Manchester United.