unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Berbusana Adat Jawa, Gusti Sura dan Adimas Rosdian Turun dari Mercedes-Benz S450 untuk Pemberkatan Dhaup Suci di Gereja Purbayan
News

Berbusana Adat Jawa, Gusti Sura dan Adimas Rosdian Turun dari Mercedes-Benz S450 untuk Pemberkatan Dhaup Suci di Gereja Purbayan

Berbusana Adat Jawa, Gusti Sura dan Adimas Rosdian Turun dari Mercedes-Benz S450 untuk Pemberkatan Dhaup Suci di Gereja Purbayan
Fasad Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, Solo, tempat Gusti Sura dan KPH FX Adimas Rosdian menjalani Dhaup Suci. (Foto: solocity.travel)
A A Ukuran Teks16px

Pagi ini, Jumat (6/11/2026), menjadi puncak rangkaian awal Dhaup Ageng Mangkunegaran. Sekitar pukul 08.00 WIB, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo (Gusti Sura) dan KPH FX Adimas Rosdian tiba di Gereja Santo Antonius Padua Purbayan, Solo, untuk menjalani Dhaup Suci.

Keduanya turun dari sebuah Mercedes-Benz S450 dengan busana adat Jawa, lalu langsung memasuki gereja. Kakak perempuan Mangkunegara X itu didampingi sang ibunda, GKP Mangkunegara IX (Prisca Marina Haryogi Supardi), dan kakaknya, GPH Paundrakarna, yang hadir menyaksikan pemberkatan; sang mempelai pria adalah putra pendiri PO Bus Rosalia Indah.

Kedatangan ini menyusul rangkaian adat yang telah dijalani kedua mempelai sebelumnya: langkahan, siraman, dodol dawet, hingga midodareni semalam.

Malamnya Panggih, Lalu Dua Resepsi

Usai pemberkatan, rangkaian berlanjut ke Panggih — pertemuan resmi kedua mempelai setelah pemberkatan — pada pukul 18.00 WIB di Pendapa Ageng dan Dalem Ageng.

Setelah itu digelar Pahargyan atau Resepsi 1 untuk tamu VVIP dan keluarga di Pendapa Ageng Mangkunegaran, dengan pengantin berbusana Sikepan Alit serta penampilan tari Golek Montro dan Bedhaya Soerya Soemirat.

Resepsi kedua menyusul pada 7 November 2026 di tempat yang sama, dihadiri sekitar 1.000 tamu undangan dari relasi kedua mempelai dan keluarga. Pengantin akan mengenakan Sikepan Alit Mandasari — sikepan pendek bordir emas untuk mempelai pria dan kebaya panjang bordir emas untuk mempelai putri — dengan suguhan tari Gambyong Pareanom dan Langendriyan lakon "Jumeneng Nata".

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru