unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Peluang Degradasi Sassuolo Naik Jadi 26 Persen Versi Opta
Hiburan

Peluang Degradasi Sassuolo Naik Jadi 26 Persen Versi Opta

Peluang Degradasi Sassuolo Naik Jadi 26 Persen Versi Opta
Kapten Absen, Jay Idzes Tetap Pantau Timnas Indonesia Jelang Final
A A Ukuran Teks16px

Prediksi Opta menempatkan Sassuolo dalam situasi yang semakin sulit. Peluang degradasi klub asal Emilia-Romagna itu kini mencapai 26 persen, naik dari di bawah 20 persen sebelum kekalahan kandang 2-4 dari Fiorentina.

Kenaikan sebesar 8,2 poin itu menjadi gambaran betapa mahalnya kekalahan dari Fiorentina. Sassuolo kini berada di peringkat 17 dengan delapan poin, hanya satu tingkat di atas zona degradasi.

Catatan lima kekalahan dari enam laga terakhir memperjelas tren negatif Sassuolo. Kemenangan terakhir mereka di Serie A terjadi pada bulan September, saat menang 3-2 atas Juventus. Sejak itu, Sassuolo kesulitan menemukan kembali kemenangan.

Perbandingan dengan Tim Lain

Menurut prediksi Opta, Venezia menjadi tim dengan peluang degradasi tertinggi, mencapai 72 persen. Udinese menyusul dengan 47 persen, lalu Lecce dengan 38 persen dan Parma dengan 36 persen.

Di sisi lain, Fiorentina dan Cagliari masing-masing hanya memiliki peluang degradasi 10 persen, meski Fiorentina baru saja mengalahkan Sassuolo. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Sassuolo berada di kelompok tim yang benar-benar terancam, tetapi belum menjadi yang paling terpuruk.

Zona degradasi saat ini ditempati Monza, Udinese, dan Venezia. Sassuolo berada tepat di atas garis itu, dan satu kekalahan lagi bisa mendorong mereka masuk ke zona merah.

Ujian Berat di Olimpico

Laga berikutnya tidak memberikan ruang bernapas. Sassuolo akan bertandang ke Stadio Olimpico menghadapi AS Roma pada Minggu 8 November 2026 pukul 02:45 WIB.

Roma berada di peringkat 3 dengan 24 poin, tertinggal empat poin dari Lazio, dan belum terkalahkan di Serie A musim ini. Menghadapi tim sekuat Roma di kandang mereka adalah ujian yang sangat berat bagi tim yang sedang dalam tren negatif.

Di lini belakang, Jay Idzes menjadi andalan pertahanan Sassuolo. Bek timnas Indonesia itu berduet dengan Tarik Muharemovic, dan keduanya harus tampil solid bila Sassuolo ingin membawa pulang poin dari Roma.

Bagi Sassuolo, laga di Olimpico bukan sekadar soal tiga poin. Ini adalah kesempatan untuk menghentikan tren buruk dan membuktikan bahwa angka 26 persen dari Opta belum menjadi takdir mereka.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru