unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › 2 PR Persebaya Jelang Hadapi Persija, Tavares Soroti Transisi Permainan
Hiburan

2 PR Persebaya Jelang Hadapi Persija, Tavares Soroti Transisi Permainan

2 PR Persebaya Jelang Hadapi Persija, Tavares Soroti Transisi Permainan
Persebaya memasuki lapangan sebelum laga menghadapi Kendal Tornado FC pada laga perdana Grup G League Cup. • Surya/Habibur Rohman
A A Ukuran Teks16px

Persebaya Surabaya membawa dua pekerjaan rumah penting saat bersiap menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 19.00 WIB di Jakarta International Stadium.

Laga Super League itu akan disiarkan langsung Indosiar dan Vidio. Persija saat ini memimpin klasemen dengan 18 poin, sementara Persebaya berada di peringkat ketiga. Duel ini menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, tetapi juga menjadi ujian besar setelah kekalahan mengecewakan di ajang lain.

Pada Selasa, 3 November 2026, Persebaya kalah 3-2 dari Kendal Tornado di iLeague Cup. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo. Persebaya sempat dua kali unggul, tetapi akhirnya harus pulang dengan kekalahan. Hasil itu menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Bernardo Tavares.

Tavares menyoroti masalah transisi permainan timnya. "Ketika kami kehilangan bola di area pertahanan, transisi lawan menjadi sangat cepat. Kami harus belajar untuk lebih sabar..." ujar Tavares. Menurutnya, Persebaya harus lebih sabar dan lebih disiplin saat kehilangan bola, agar tidak mudah diserang balik oleh lawan.

Pertahanan Persebaya Sebenarnya Kuat

Menariknya, catatan Persebaya di Super League sebenarnya cukup baik di lini pertahanan. Setelah delapan pertandingan, Persebaya mencetak 10 gol dan baru kebobolan tujuh gol. Jumlah kebobolan itu menjadi yang paling sedikit di antara sembilan tim teratas klasemen.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Persebaya memiliki fondasi pertahanan yang solid. Masalahnya bukan pada kemampuan bertahan secara umum, melainkan pada momen-momen transisi ketika tim kehilangan bola di area sendiri. Saat itulah lawan bisa menyerang dengan cepat dan menciptakan peluang berbahaya.

Kekalahan dari Kendal Tornado menjadi contoh nyata. Persebaya dua kali unggul, tetapi gagal mempertahankan keunggulan. Itu menunjukkan bahwa tim ini masih perlu belajar mengelola pertandingan saat berada dalam posisi memimpin.

Duel Berat di Jakarta International Stadium

Laga melawan Persija akan menjadi ujian sesungguhnya bagi evaluasi Tavares. Persija memimpin klasemen dengan 18 poin dan bermain di kandang sendiri. Persebaya harus tampil disiplin, sabar, dan tidak mudah kehilangan bola di area berbahaya.

Jika Persebaya mampu memperbaiki transisi permainan mereka, mereka memiliki peluang untuk meraih hasil positif di Jakarta. Pertahanan yang sudah terbukti kuat menjadi modal, tetapi transisi yang lebih baik akan menjadi kunci.

Sebaliknya, jika masalah yang sama terulang, Persija bisa memanfaatkan kecepatan transisi mereka untuk menghukum Persebaya. Duel Sabtu malam ini akan menunjukkan apakah Persebaya sudah belajar dari kekalahan di Solo, atau masih mengulangi kesalahan yang sama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru