Langkah Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi di Korea Open 2026 harus berakhir pada babak perempat final, setelah tunggal putri Indonesia itu kalah dua gim langsung dari Akane Yamaguchi pada Jumat, 6 November 2026.
Bertanding di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Dhinda menyerah 13-21 dan 18-21 dalam waktu 34 menit. Lawannya adalah unggulan kedua asal Jepang yang juga berstatus juara bertahan turnamen ini.
Kekalahan ini menghentikan kiprah Dhinda di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut, yang digelar pada 3 hingga 8 November 2026 dengan total hadiah 500.000 dolar Amerika Serikat.
Pengalaman Pertama Melawan Pemain Top 5
Pertandingan melawan Yamaguchi memiliki arti tersendiri bagi Dhinda. Ini adalah kesempatan pertamanya menghadapi pemain yang berada dalam kelompok lima besar dunia, dan ia sempat menyatakannya sebelum laga.
"Besok bertemu Akane (Yamaguchi), saya harus menggunakan kesempatan ini dengan baik. Karena ingin bertemu dia saja tidak mudah untuk mencapainya dan ini pertama kali juga saya lawan top 5. Nothing to lose saja," ujar Dhinda, yang saat ini menempati peringkat 66 dunia.
Yamaguchi melaju ke perempat final setelah mengalahkan Anmol Kharb dari India dengan skor 21-18 dan 21-18 pada babak sebelumnya.
Perjalanan Dhinda ke Perempat Final
Dhinda memastikan tempat di delapan besar setelah memenangi duel sesama wakil Indonesia melawan Thalita Ramadhani Wiryawan pada babak 16 besar, Kamis, 5 November 2026. Ia membutuhkan tiga gim untuk mengunci kemenangan 21-15, 17-21, dan 21-13.
Indonesia sendiri mengirim 12 wakil pada awal turnamen, namun hanya dua yang lolos ke perempat final. Setelah Dhinda tersingkir, harapan Merah Putih kini tertumpu pada Anthony Sinisuka Ginting, yang dijadwalkan menghadapi Jason Gunawan dari Hong Kong pada partai ketujuh perempat final, Jumat sore.