Juventus membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas AZ Alkmaar pada laga Liga Europa, Jumat (06/11) dini hari WIB. Hasil itu membuat Bianconeri kini mengoleksi 10 poin.
Gol Teun Koopmeiners pada menit ke-19 dan Randal Kolo Muani pada menit ke-37 membawa Juventus unggul dua gol. AZ baru bisa membalas lewat Mexx Meerdink pada menit ke-88.
Kemenangan ini terasa istimewa karena AZ sebelumnya tidak terkalahkan dalam 17 laga kandang di kompetisi Eropa sejak Oktober 2023. Juventus pula meraihnya dengan skuad yang sedang dilanda cedera.
Spalletti Membalas Anggapan Remeh
Pelatih Luciano Spalletti, mantan pelatih timnas Italia, tidak menyembunyikan kepuasannya. "Saya sangat puas, karena kami bermain bagus melawan tim yang sangat kuat," katanya.
Spalletti juga membalas anggapan bahwa kemenangan Juventus hanya terjadi karena lawannya lemah. Ia mengingatkan saat banyak pihak menertawakan kemenangan 5-0 atas NEC, padahal NEC kini sudah mengumpulkan tujuh poin di Liga Europa.
"Saya ingat saat kalian semua menertawakan saya ketika kami mengalahkan NEC 5-0. Kalian bersikap seolah-olah mereka adalah tim yang konyol, padahal sekarang NEC sudah mengumpulkan tujuh poin di Liga Europa," ujarnya.
"Jadi, mungkin orang-orang perlu mengevaluasi kembali cara mereka memandang kami — perlu ada kerendahan hati dan apresiasi terhadap sebuah tim, alih-alih terus-menerus memberikan tekanan," lanjut Spalletti.
"Saat kami memenangkan pertandingan, orang-orang justru beranggapan itu karena lawan yang lemah, atau mencari-cari alasan lain," katanya. "Malam ini kami menghadapi tim hebat dalam sebuah laga yang sengit, dan seperti yang kita lihat, begitu intensitas kami menurun, mereka langsung memanfaatkannya,"
Soal Gol Kebobolan
Spalletti mengakui ada yang mengganjal dari cara timnya kebobolan. "Kekhawatiran saya adalah cara kami kebobolan gol, dengan semua orang menunggu untuk melihat siapa yang akan mengambilnya, membiarkan yang lain bergerak," ucapnya.
"Saya terus mengatakan keputusan yang tidak dibuat adalah jenis keputusan terburuk yang mungkin, bahkan lebih dari keputusan yang buruk," katanya. "Bersikap ragu-ragu, menunggu situasi berkembang, itulah yang tidak ingin saya lihat,"
Berikutnya, Juventus akan bertandang ke Fiorentina pada laga domestik akhir pekan ini, sebelum jeda internasional November.