Chapter 187 Return of the Mount Hua Sect hadir pekan ini sebagai kelanjutan Season 3, dan taruhannya tidak main-main: Chung Myung pulang ke gunung tepat pada saat para mantan tetua pengkhianat berani menuntut takhta Sekte Mount Hua.
Sepanjang beberapa chapter terakhir, konflik Mount Hua bukan lagi datang dari sekte luar, melainkan dari dalam rumah sendiri. Orang-orang yang puluhan tahun lalu pergi meninggalkan sekte justru kembali ketika keadaan membaik, dan chapter 186 menutup ceritanya dengan kabar kepulangan Chung Myung — kabar yang bagi para pengkhianat itu terdengar seperti lonceng kematian.
Kilas Balik Chapter 186
Tiga puluh tahun lalu, setelah perang melawan Sekte Iblis berakhir, Mount Hua hancur, miskin, dan dilanda kelaparan. Di masa paling sulit itu, para tetua yang dipimpin Hyeondang dan Hyeonbeop memilih meninggalkan sumpah mereka, mengkhianati para murid, lalu turun gunung menyelamatkan diri sendiri.
Waktu berlalu, dan Mount Hua bangkit. Perdagangan teh Plum Blossom Yunnan bersama Eunha Merchant Guild membuat sekte kembali makmur, sebagian besar berkat Chung Myung. Para tetua pengkhianat itu pun kembali muncul, menuntut bagian dari keuntungan sekaligus mengkritik kepemimpinan sekte, sampai Pemimpin Sekte Hyun Jong yang biasanya lembut meledak marah, mengucilkan, dan mengusir mereka untuk selamanya.
Namun urusan belum selesai. Di chapter 186, para mantan tetua itu kembali naik ke gunung dan menuntut Hyun Jong menyerahkan kepemimpinan sekte dengan dalih hak senioritas. Momennya pun dipilih dengan licik, karena pengambilalihan itu direncanakan selagi Chung Myung sedang tidak berada di sekte.
Ancaman itu langsung dijawab para murid. Baek Cheon dan para murid Mount Hua menghunus pedang, lalu memberi peringatan dingin kepada para pengkhianat yang berani menginjakkan kaki kembali ke gunung. Chapter kemudian ditutup dengan cliffhanger yang membuat pembaca tidak sabar: seorang penjaga datang dengan panik membawa kabar bahwa Chung Myung telah kembali ke gunung.
Sekilas tentang Chung Myung
Chung Myung adalah murid ke-13 Sekte Mount Hua yang berjuluk Pendekar Pedang Bunga Plum. Di kehidupan sebelumnya, ia ikut berperang melawan Cheonma, pemimpin Sekte Iblis, dan berhasil membunuhnya meski kemudian tewas karena luka-lukanya. Seratus tahun kemudian ia terlahir kembali, mendapati Mount Hua tinggal bayang-bayang kejayaannya, lalu bertekad memulihkan sekte tersebut dengan metode pelatihan keras yang kerap membuat murid-muridnya kewalahan.
Prediksi dan Spoiler Chapter 187
Perlu ditegaskan sejak awal, semua yang beredar soal chapter 187 saat ini masih sebatas prediksi dan belum terkonfirmasi. Belum ada bocoran resmi mengenai isi chapter tersebut, sehingga arah ceritanya hanya bisa dibaca dari cliffhanger penutup chapter 186.
Prediksi paling kuat, chapter 187 akan mempertemukan Chung Myung secara langsung dengan faksi mantan tetua pengkhianat. Kepulangan sang pendekar adalah janji yang dibangun di akhir chapter sebelumnya, dan konfrontasi Chung Myung melawan kelompok Hyeondang menjadi momen yang paling ditunggu pembaca pekan ini.
Besar kemungkinan para tetua itu juga akan menerima konsekuensi atas pengkhianatan tiga puluh tahun lalu serta percobaan perebutan kekuasaan mereka. Jika mengikuti pola cerita selama ini, Chung Myung tidak pernah membiarkan siapa pun yang mengancam Mount Hua pergi begitu saja tanpa pelajaran. Meski begitu, bagaimana bentuk konfrontasinya dan siapa yang lebih dulu merasakan amarah Chung Myung tetap harus menunggu chapter resminya terbit.
Jadwal Rilis dan Link Baca Resmi
Season 3 seri ini terbit serentak dalam tujuh bahasa dengan jadwal pembaruan mingguan setiap Rabu. Agar pembaca tidak bingung, seri ini terbit di WEBTOON Indonesia dengan judul Return of the Sword Master, sedangkan versi Inggris resminya berjudul Return of the Blossoming Blade.
Chapter terbaru versi Indonesia dapat dibaca secara resmi dan legal melalui LINE WEBTOON pada seri Return of the Sword Master 2. Membaca lewat platform resmi adalah cara terbaik mendukung kreator agar seri ini terus berlanjut.
Apakah Chung Myung akan langsung menghajar para pengkhianat itu, atau justru menyimpan kejutan lain untuk mereka? Jawabannya ada di chapter 187. Sembari menunggu, tidak ada salahnya membaca ulang chapter 186 untuk merasakan lagi tegangnya detik-detik sebelum sang Pendekar Pedang Bunga Plum tiba di gunung.