“Mas BA ini akhirnya melakukan klarifikasi permintaan maaf dan siap bertanggung jawab atas konsekuensinya,” ungkapnya.
Dibandingkan dengan Mohan Hazian
Dalam pernyataannya, Dokter Tirta juga menyinggung sosok owner berinisial M yang diketahui publik sebagai Mohan Hazian. Ia menilai respons M dalam memberikan klarifikasi dinilai lebih bertanggung jawab, meskipun tindakannya tetap dianggap salah.
“Buat mas owner M, itu contoh klarifikasi yang baik, setidaknya dia bertanggung jawab dan menerima konsekuensinya, terlepas tindakannya tuh sangat buruk dari Mas BA,” tambahnya.
Ia menyoroti dua kasus tersebut terjadi dalam rentang waktu sekitar 48 jam. Menurutnya, kejadian beruntun ini menjadi peringatan serius bagi dunia brand dan media lokal.
“Kejadian Mas M dan Mas BA itu adalah dua kejadian beruntun dalam waktu 48 jam di dunia industri lokal brand,” ucap dr Tirta.
Dokter Tirta menilai munculnya kasus serupa dalam waktu berdekatan menunjukkan adanya persoalan sistemik, mulai dari budaya kerja hingga lemahnya pengawasan etika.
Ia juga menyayangkan sikap sebagian pelaku industri yang dinilai pasif terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, hal itu dapat memperburuk citra industri kreatif di mata publik.
“Tindakan ini mencerminkan bahwa di dunia brand lokal itu toxic, dan hal seperti ini tidak patut dilakukan karena tidak profesional,” tandasnya.