Serial animasi Masha and the Bear dari Rusia sempat menuai kontroversi di sejumlah negara. Beberapa di antaranya bahkan melarang penayangan resmi kartun tersebut.
Daftar Negara yang Kecam Masha and the Bear
Berikut negara-negara yang pernah mengecam atau melarang tayangan Masha and the Bear.
>>> Daftar HP Xiaomi yang Diprediksi Dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17
Iran
Pada 2015, pemerintah Iran melarang Masha and the Bear ditayangkan di televisi pemerintah. Karakter Masha yang aktif dan penuh rasa penasaran dianggap memberi contoh buruk bagi anak-anak.
Pemerintah Iran menilai perilaku Masha tidak patuh kepada orang dewasa dan melanggar aturan. Hal itu dinilai berbahaya bagi budaya kesopanan yang dijunjung tinggi di Iran.
AS
Sejumlah orang tua di Amerika Serikat juga mengkritik karakter Masha. Mereka menilai kartun tersebut mendorong ketidakpatuhan pada anak-anak.
Meski tidak ada larangan resmi, beberapa seruan muncul di media sosial untuk menghapus kartun dari saluran anak-anak. Psikolog di AS justru menilai anak-anak dapat membedakan kartun dengan kenyataan.
>>> Galaxy S25 FE Meledak Saat Dicharge, Ini Fakta dan Respons Samsung!
Kanada
Penonton Kanada mengecam episode Distant Relative (2015) yang menampilkan adegan dukun. Episode itu dianggap mengandung stereotip tentang masyarakat setempat.
Akibatnya, episode tersebut dihapus dari katalog Netflix Kanada. Kreator menjelaskan adegan itu merupakan parodi cerita rakyat Rusia, bukan kisah penduduk asli Amerika.
Menariknya, larangan di Iran justru meningkatkan pengikut media sosial Masha and the Bear sebesar 30 persen. Kontroversi global membuat karakter Masha yang aktif dan berani semakin dikenal.
Serial ini tayang perdana pada Januari 2009 dan menjadi animasi Rusia pertama dalam format 4K.
>>> Panggilan Masha untuk Beruang di Masha and the Bear, Bukan Nama Asli
Hingga kini, Masha and the Bear telah memiliki enam musim dengan total 117 episode.
