unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Google Resmi Izinkan Toko Aplikasi Pihak Ketiga di Android
Hiburan

Google Resmi Izinkan Toko Aplikasi Pihak Ketiga di Android

Ilustrasi toko aplikasi pihak ketiga di Android
Google Resmi Izinkan Toko Aplikasi Pihak Ketiga di Android
A A Ukuran Teks16px

Google secara resmi mengubah kebijakan distribusi aplikasi Android dengan mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga beroperasi secara legal.

Mulai 22 Juli 2026, pengguna di Amerika Serikat dapat mengunduh marketplace alternatif langsung melalui Google Play Store.

Kebijakan ini merupakan eksekusi dari putusan pengadilan terkait gugatan antimonopoli yang diajukan Epic Games.

Revolusi Distribusi Toko Aplikasi

Sebelumnya, pengguna harus mengunduh file APK secara manual atau menggunakan sideloading yang berisiko.

Kini, pengembang toko aplikasi alternatif dapat mendistribusikan platform mereka melalui Google Play dengan aman.

Google juga akan memberikan akses penuh ke katalog aplikasi Play Store, sehingga marketplace pihak ketiga dapat menampilkan daftar aplikasi secara real-time.

Hak Opt-Out dan Persyaratan Ketat

Pengembang aplikasi independen memiliki opsi untuk tidak mengikutsertakan produk mereka dalam katalog tersebut (opt-out).

Operator toko aplikasi baru harus memenuhi standar operasional ketat, termasuk verifikasi keamanan dan biaya administrasi tahunan.

Latar Belakang Gugatan Epic Games

Perseteruan bermula dari gugatan Epic Games pada 2020 yang menuding Google mempertahankan monopoli distribusi aplikasi melalui Play Store.

Pada 2023, juri pengadilan menyatakan Google melanggar aturan persaingan usaha, dan putusan itu dikuatkan dalam banding.

Google sebelumnya mengusulkan mekanisme alternatif, tetapi pengadilan membatalkannya dan memaksa Google membuka akses bagi marketplace pesaing.

📰 Update Terbaru