unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Komisi Eropa Paksa Google Buka Akses Android untuk Asisten AI Pihak Ketiga

Komisi Eropa Paksa Google Buka Akses Android untuk Asisten AI Pihak Ketiga

Komisi Eropa Paksa Google Buka Akses Android untuk Asisten AI Pihak Ketiga
Ilustrasi: Komisi Eropa Paksa Google Buka Akses Android untuk Asisten AI Pihak Ketiga
A A Ukuran Teks16px

Komisi Eropa (EC) secara resmi mengumumkan dua keputusan hukum berdasarkan Digital Markets Act (DMA) yang mewajibkan Google membuka sistem Android dan Search bagi pesaing.

Keputusan pertama mewajibkan Google memberikan akses fitur sistem utama Android kepada asisten AI pihak ketiga. Saat ini, fitur tersebut hanya tersedia untuk asisten milik Google, Gemini.

>>> Rogbid Luncurkan Kipas Genggam Breeze dengan Bodi Logam dan Pendingin

Menurut EC, 60% pengguna Android di Uni Eropa menganggap asisten AI pihak ketiga kurang menarik dibanding Gemini karena tidak bisa mengakses fungsi yang sama.

Dengan keputusan ini, asisten AI pihak ketiga harus bisa mengakses kemampuan inti yang setara dengan Gemini, namun tetap menjaga perlindungan privasi dan keamanan.

Pengguna harus bisa mengaktifkan asisten AI pihak ketiga dengan suara, mirip perintah "Hey Google".

Asisten juga harus bisa memesan taksi, memberikan saran balasan di aplikasi chat, atau memberi informasi tentang tempat yang baru dikunjungi.

Untuk mewujudkannya, asisten perlu mengakses riwayat lokasi, pesan, dan berinteraksi dengan aplikasi lain di ponsel. Semua perubahan ini harus diterapkan pada Juli 2027.

Berbagi Data Pencarian

Keputusan kedua memerintahkan Google membagikan data pencarian anonim kepada mesin pencari pihak ketiga yang memenuhi syarat, termasuk chatbot AI dengan fungsi pencarian.

>>> Render Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Bocor, Konfirmasi Spesifikasi

Tujuannya agar layanan pihak ketiga dapat meningkatkan produk pencarian mereka dan bersaing lebih baik dengan Google.

Data yang dibagikan harus persis sama dengan yang dikumpulkan Google untuk mengoptimalkan layanan pencariannya sendiri.

Anonimisasi data menggunakan metode berlapis yang dikembangkan bersama pakar privasi internal dan eksternal.

Google dapat menilai apakah berbagi data dengan pihak ketiga tertentu menimbulkan risiko keamanan siber dan perlindungan data yang serius.

EC juga menetapkan formula yang adil untuk menghitung harga data yang dibagikan, serta proses transparan untuk mengakses data tersebut.

>>> Realme C100x Resmi di India: Baterai 8.000 mAh dan Ketahanan Militer

Kewajiban berbagi data harus diimplementasikan Google mulai Januari 2027.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot