Google mendapat tekanan dari Uni Eropa untuk membuka sistem operasi Android bagi para pesaing di bidang kecerdasan buatan (AI).
Berdasarkan Undang-Undang Pasar Digital (DMA), Google harus memungkinkan pengguna mengaktifkan asisten AI pilihan mereka melalui perintah suara paling lambat Juli tahun depan.
>>> Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Jersey Biru Tua Kembali Jadi Simbol Kemenangan atas Inggris
Komisi Eropa juga menetapkan bahwa paling lambat Januari 2027, mesin pencari pihak ketiga harus mendapatkan akses setara terhadap data pencarian.
Saat ini, data tersebut hanya dapat dikumpulkan secara besar-besaran oleh Google Search, terutama dari chatbot AI.
>>> Atletico Madrid Jadi Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Final Piala Dunia 2026, Salip Barcelona
Langkah ini bukan merupakan temuan ketidakpatuhan terhadap DMA, tetapi bertujuan menekan Google agar merancang ulang layanannya.
>>> Banjir Bandang Landa Texas, Tim Penyelamat Evakuasi Warga dari Air yang Terus Naik
Google diminta menyelaraskan teknologinya dengan aturan Uni Eropa yang menetapkan batasan untuk mengendalikan perilaku perusahaan teknologi besar.
