Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim mengungkapkan bahwa dana pensiun KWAP mengalami kerugian hingga Rp857 miliar akibat investasi di startup akuakultur Indonesia, eFishery.
Anwar menyatakan bahwa manajemen eFishery terbukti memanipulasi laporan keuangan untuk menipu Kumpulan Wang Persaraan Inc (KWAP) dan investor institusi lainnya.
>>> Inggris Hancurkan Prancis 6-4 dan Rebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan Malaysia, mengutip laporan New Straits Times.
Proses Investasi yang Ketat
Menurut Anwar, keputusan investasi diambil melalui proses uji tuntas dan tata kelola yang telah ditetapkan berdasarkan informasi yang tersedia saat itu.
>>> 6 Pemain yang Bersinar di Final Piala Dunia, Siapa Saja?
KWAP juga mengkaji laporan keuangan yang telah diaudit dan diverifikasi oleh auditor berakreditasi internasional.
Konsorsium investor, termasuk KWAP, telah melakukan uji tuntas secara independen untuk memastikan informasi yang disampaikan lengkap dan dapat dipercaya sebelum menyetujui investasi.
>>> AS Luncurkan Serangan Udara Baru terhadap Iran, Targetkan Infrastruktur Militer
Meskipun demikian, praktik manipulasi tetap terjadi, menyebabkan kerugian besar bagi KWAP.
