unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Penerima BPNT 2026 Hanya Sampai Desil 4, Ini Aturan Terbaru
News

Penerima BPNT 2026 Hanya Sampai Desil 4, Ini Aturan Terbaru

Ilustrasi pengecekan bansos secara online
Penerima BPNT 2026 Hanya Sampai Desil 4, Ini Aturan Terbaru
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah resmi memangkas cakupan BPNT dari desil 1-5 menjadi hanya desil 1-4 mulai triwulan pertama 2026.

Kebijakan ini langsung berdampak pada jutaan keluarga penerima manfaat yang sebelumnya rutin menerima saldo sembako setiap bulan.

Banyak warga desil 5 yang namanya hilang dari daftar saat melakukan pengecekan bansos secara online.

Alasan Perubahan Kriteria BPNT

Kementerian Sosial mengubah kriteria kelayakan BPNT dengan tujuan memastikan bantuan pangan lebih tepat sasaran.

Desil 5 dianggap sudah keluar dari kategori miskin atau rentan miskin, sehingga kuota bantuan dialihkan ke desil 1-4.

Perubahan ini menggunakan basis data DTSEN yang menggantikan DTKS, dengan data yang diklaim lebih akurat dan mendekati kondisi ekonomi riil.

Perbandingan Kriteria BPNT Sebelum dan Sesudah 2026

Sebelum 2026, BPNT mencakup desil 1-5. Mulai 2026, cakupan dipersempit menjadi desil 1-4.

PKH juga mengalami perubahan serupa, hanya mencakup desil 1-4. Sementara PBI-JK masih mencakup desil 1-5.

Kesimpulannya, desil 5 kehilangan BPNT dan PKH, tetapi masih berpeluang mendapatkan PBI-JK.

Apa Itu DTSEN?

DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional adalah basis data pengganti DTKS yang memuat informasi kesejahteraan seluruh keluarga di Indonesia.

Data ini menggabungkan informasi kependudukan dari Dukcapil, data aset ekonomi, serta data geospasial.

Dasar hukum DTSEN mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Sejak 2026, DTSEN menjadi satu-satunya rujukan resmi untuk penyaluran PKH, BPNT, dan PBI-JKN.

Sifat data ini dinamis, sehingga posisi desil bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pemutakhiran kondisi ekonomi keluarga.

Cara Cek Status Desil BPNT Secara Online

Cek status desil bisa dilakukan sendiri lewat HP tanpa perlu datang ke kantor Dinas Sosial.

Langkah pertama, buka situs cekbansos. kemensos.

go. id atau unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.

Daftar atau login menggunakan NIK dan data sesuai KTP, lalu pilih menu "Cek Bansos" atau "Cek Penerima".

Masukkan wilayah domisili mulai dari provinsi sampai desa, nama lengkap sesuai KTP, dan kode captcha.

Klik tombol "Cari Data" untuk menampilkan status kepesertaan, jenis bantuan, dan posisi desil.

Bantuan Lain untuk Desil 5

Keluarga di desil 5 kehilangan akses BPNT dan PKH mulai 2026, tetapi masih bisa menerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan atau PBI-JK.

Selain itu, program non tunai seperti ATENSI dari Kementerian Sosial tetap terbuka untuk kondisi tertentu, misalnya lansia, disabilitas, atau korban bencana.

Langkah Jika Data Desil Tidak Sesuai

Jika status desil di sistem tidak sesuai kondisi ekonomi, ajukan sanggahan melalui jalur resmi.

Siapkan dokumen KTP, Kartu Keluarga, dan surat keterangan tidak mampu dari RT/RW.

Datangi kantor Dinas Sosial setempat atau gunakan menu "Daftar Usulan" di aplikasi Cek Bansos.

Ikuti proses survei dan verifikasi langsung ke rumah, lalu tunggu hasil musyawarah desa atau kelurahan untuk penetapan ulang.

Data akan diteruskan ke Badan Pusat Statistik untuk proses pemeringkatan ulang.

Proses ini tidak instan dan bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga data resmi diperbarui.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru