unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Malaysia Targetkan 600.000 Wisatawan Korea per Tahun dengan 'Surreal Experiences'
Lifestyle

Malaysia Targetkan 600.000 Wisatawan Korea per Tahun dengan 'Surreal Experiences'

Pemandangan malam Kuala Lumpur, Malaysia
Malaysia Targetkan 600.000 Wisatawan Korea per Tahun dengan 'Surreal Experiences'
A A Ukuran Teks16px

Malaysia menargetkan 600.000 wisatawan Korea Selatan tahun ini sebagai bagian dari kampanye Visit Malaysia 2026. Angka tersebut diharapkan melampaui jumlah kunjungan sebelum pandemi.

Kamilia Hani Abdul Halim, direktur Tourism Malaysia Seoul, mengatakan Korea merupakan salah satu pasar prioritas.

Tahun lalu, sekitar 558.000 orang Korea mengunjungi Malaysia, menjadikan Korea sebagai pasar sumber kedelapan terbesar.

"Kunjungan dari Korea belum kembali ke level sebelum pandemi. Sebelum COVID-19, kami menerima lebih dari 600.000 wisatawan Korea," ujarnya dalam wawancara dengan The Korea Times.

Tema 'Surreal Experiences'

Kampanye Visit Malaysia 2026 bertujuan menarik 47 juta wisatawan internasional. Tema "Surreal Experiences" menjadi inti kampanye, mencerminkan perubahan ekspektasi wisatawan pascapandemi.

"Saat ini, wisatawan mencari pengalaman autentik. Mereka tidak ingin tempat ramai lagi.

Mereka menginginkan sesuatu yang baru," kata Kamilia.

Malaysia memperluas penawaran wisata di luar liburan tradisional, mempromosikan alam, kesehatan, wisata pedesaan, budaya dan warisan, kuliner, olahraga, serta wisata edukasi.

Perubahan Pola Wisatawan Korea

Kamilia mencatat cara bepergian wisatawan Korea berubah drastis sejak pandemi. Mereka kini lebih suka menjelajah sendiri daripada mengikuti paket tur.

"Dulu banyak orang Korea datang dengan paket tur. Sekarang mereka lebih suka menjelajah sendiri," katanya.

Wisatawan independen memesan tiket pesawat sendiri, menggunakan transportasi umum dan layanan ride-hailing, serta mencari pengalaman lokal unik secara daring.

Tourism Malaysia memperluas jangkauan digital melalui media sosial, influencer Korea, blogger, dan platform daring.

Mereka juga bermitra dengan maskapai seperti Malaysia Airlines, AirAsia, Batik Air, dan Jeju Air untuk mempromosikan rute langsung ke Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu.

Destinasi Baru dan Kuliner

Selain Kuala Lumpur dan Langkawi, Tourism Malaysia mempromosikan destinasi kurang dikenal seperti Sarawak di Pulau Borneo dan Perak di utara.

Sarawak, dengan hutan hujan kuno dan komunitas adat, baru saja mendapat pengakuan UNESCO Global Geopark untuk Sarawak Delta Geopark.

"Jika Anda suka alam, Sarawak adalah destinasi ideal. Kami berharap ada penerbangan langsung dari Korea suatu hari nanti," ujar Kamilia.

Perak dapat dicapai melalui darat dari Kuala Lumpur, cocok untuk perjalanan sehari. Daerah ini terkenal dengan kulinernya.

Minat wisatawan Korea terhadap kuliner Malaysia tumbuh pesat, didorong oleh restoran Malaysia di Seoul dan acara televisi Korea yang menampilkan masakan Malaysia seperti roti canai dan teh tarik.

Durian Musang King premium mendapat sambutan hangat. Tourism Malaysia bahkan mempromosikan paket wisata durian musiman yang memungkinkan wisatawan mengunjungi kebun dan mencicipi buah segar.

Hubungan Korea-Malaysia

Kamilia memiliki hubungan pribadi dengan Korea selama lebih dari 15 tahun. Ia belajar bahasa Korea di Seoul National University pada 2010 sebelum menjabat direktur Tourism Malaysia Seoul.

"Saat pertama kali belajar di sini tahun 2010, banyak orang Korea tidak tahu Malaysia. Sekarang banyak yang bilang sudah pernah ke Malaysia.

Mereka tahu nasi lemak, roti canai, dan masyarakat multikultural kami," kenangnya.

Ia percaya latar belakang itu membantunya memahami wisatawan Korea dan menyesuaikan strategi pemasaran. "Jika mereka punya masukan atau keluhan, saya bisa mengerti dan menyampaikannya ke kantor pusat."

Ke depan, Tourism Malaysia akan mengadakan Malaysia Fair di Dongdaemun Design Plaza Seoul pada November mendatang, menampilkan pertunjukan budaya dan acara promosi.

"Kami berharap lebih banyak orang Korea datang dan menemukan bahwa Malaysia menawarkan lebih dari yang mereka ketahui. Selalu ada pengalaman baru yang menanti," tutup Kamilia.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru