1. Kejanggalan pada wajah dan tangan

Pemeriksaan visual menemukan sejumlah anomali yang sering muncul pada gambar buatan AI. Beberapa wajah tampak tidak proporsional, sementara bentuk tangan pada sejumlah figur terlihat tidak wajar dan memiliki susunan jari yang tidak normal.

2. Analisis menggunakan alat deteksi AI

Gambar tersebut juga diuji menggunakan beberapa alat pendeteksi seperti Undetectable dan WasItAI. Hasil analisis menunjukkan probabilitas tinggi bahwa gambar tersebut dihasilkan oleh teknologi generatif.

Meskipun alat deteksi AI tidak selalu memberikan hasil mutlak, beberapa pemeriksaan yang berbeda menunjukkan indikasi yang serupa.

3. Penelusuran sumber unggahan

Investigasi lebih lanjut menemukan bahwa foto tersebut pertama kali muncul di platform X dari akun seorang jurnalis asal Pakistan.

Dalam unggahan lanjutan, ia menyatakan bahwa gambar tersebut dibagikan secara simbolis untuk menggambarkan tragedi, bukan sebagai foto asli dari lokasi kejadian.

Pentingnya Verifikasi di Era AI


Kasus foto viral terkait tragedi Minab menjadi contoh bagaimana gambar buatan AI dapat terlihat realistis dan mudah memicu emosi publik ketika disebarkan dalam konteks konflik.

Di tengah situasi perang atau krisis kemanusiaan, konten visual yang menyentuh sering kali cepat menyebar tanpa proses verifikasi.

Karena itu, pengguna internet disarankan lebih berhati-hati sebelum membagikan foto yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan peristiwa sensitif di tingkat global.

Beberapa tanda umum gambar hasil AI antara lain bentuk jari yang tidak wajar, wajah yang terlihat tidak simetris, serta detail latar belakang yang tidak konsisten.

Pengguna juga dapat memanfaatkan alat deteksi AI untuk membantu memeriksa keaslian gambar sebelum menyebarkannya.