Pengguna juga diarahkan memakai layanan tambahan agar aplikasi bisa dijalankan, terutama ketika game tidak kompatibel di sebagian perangkat.
Meski terdengar menarik, penggunaan aplikasi tidak resmi semacam ini membawa konsekuensi serius. Risiko pertama menyangkut keamanan perangkat karena file dari jalur distribusi tak resmi dapat membuka celah masuknya malware, spyware, atau program berbahaya lain.
Jika itu terjadi, data pribadi yang tersimpan di ponsel dapat ikut terpapar. Informasi akun media sosial, daftar kontak, hingga data penting lain di perangkat berpotensi ikut terdampak.
Risiko berikutnya adalah sanksi terhadap akun game. Sistem anti-cheat pada game resmi dirancang untuk mendeteksi program modifikasi atau akses ilegal yang memberi keuntungan tidak wajar kepada pemain.
Begitu aktivitas semacam itu teridentifikasi, akun dapat terkena banned permanen. Dampaknya bukan hanya kehilangan akses bermain, tetapi juga seluruh progres, koleksi item, dan pengeluaran yang pernah masuk ke akun tersebut.
Klaim anti-ban yang kerap menyertai promosi aplikasi seperti ini juga tidak memberi jaminan. Karena itu, pemain perlu lebih waspada sebelum memasang file dari sumber yang tidak jelas dan menjanjikan fasilitas di luar mekanisme resmi game.
Bagi pemain yang ingin menjajal fitur baru, jalur resmi tetap menjadi pilihan paling aman. Selain menjaga keamanan perangkat, cara itu juga menghindarkan akun dari risiko pemblokiran permanen.