Hingga laga usai, Lazio gagal membalas. Roma memastikan kemenangan penting yang membawa mereka kembali masuk zona Liga Champions.
Como Susah Payah Kalahkan Parma
Di Como, tim asuhan Cesc Fabregas juga meraih tiga poin krusial. Namun, mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan Parma sepanjang babak pertama.
Peluang terbaik hadir lewat Anastasios Douvikas, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58.
Alberto Moreno mencetak gol kemenangan lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan dari sisi kiri.
Parma sempat mencetak gol balasan melalui sundulan Mateo Pellegrino. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena offside.
>>> Persija Jakarta U20 Juara EPA Super League U20 2025/2026
Como berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat klub milik pengusaha Indonesia tersebut tetap menjaga peluang lolos ke Liga Champions.
Meski demikian, Como wajib memenangi laga terakhir sambil berharap AC Milan atau AS Roma gagal meraih poin agar bisa finis di empat besar Serie A.
Di Olimpico, Roma tampil dominan sejak awal laga.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini beberapa kali mengancam lewat Wesley Franca dan Paulo Dybala, sementara Lazio membalas melalui Matteo Cancellieri dan Boulaye Dia.
Gol pembuka Roma akhirnya lahir pada menit ke-40. Gianluca Mancini sukses memanfaatkan sepak pojok Niccolo Pisilli dengan sundulan jarak dekat untuk membawa Giallorossi unggul 1-0.
Roma terus menekan selepas jeda.
Lazio sempat mengancam melalui Nuno Tavares dan Cancellieri, tetapi kiper Mile Svilar tampil sigap mengamankan gawang tuan rumah.
Mancini kembali menjadi pembeda pada menit ke-66.
Bek timnas Italia itu mencetak gol keduanya lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Paulo Dybala untuk menggandakan keunggulan Roma menjadi 2-0.