unique visitors counter
⌂ Beranda News Kriminal Sepekan: Pencabutan Izin Tempat Hiburan hingga WNA Italia Dijambret

Kriminal Sepekan: Pencabutan Izin Tempat Hiburan hingga WNA Italia Dijambret

Kriminal Sepekan: Pencabutan Izin Tempat Hiburan hingga WNA Italia Dijambret
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
A A Ukuran Teks16px

Sepanjang pekan lalu, sejumlah peristiwa kriminal dan keamanan terjadi di Jakarta.

Mulai dari pencabutan izin dua tempat hiburan di Jakarta Barat hingga aksi penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) asal Italia di Bundaran HI.

>>> Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II Dibuka 19 Mei 2026, Kuota 30 Ribu Peserta

IN2

Berikut rangkuman peristiwa tersebut.

Pencabutan Izin Tempat Hiburan di Jakbar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.

Langkah ini diambil setelah ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut pada Sabtu (9/5).

in2

Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan tidak ada toleransi bagi tempat usaha pariwisata yang terlibat atau membiarkan aktivitas ilegal.

Polisi Buru Pelaku Jambret WNA Italia

Polres Metro Jakarta Pusat memburu pelaku penjambretan telepon genggam milik WNA asal Italia di kawasan Bundaran HI.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan unit reskrim masih berupaya mengidentifikasi pelaku.

Korban telah dimintai keterangan, dan aksi pelaku sempat terekam kamera warga.

Bahan Baku Etomidate Masuk dari China

Bahan baku narkoba jenis etomidate masuk ke Indonesia melalui jalur ekspedisi dari China.

Kepala Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ari Galang Saputro menyebutkan bahan tersebut dipesan oleh warga China berinisial CH (51).

>>> Idul Adha 27 Mei hingga LRT Jakarta Tembus PIK 2-Soetta: Berita Terpopuler

Bahan baku dikemas menggunakan kemasan bumbu dapur turmeric powder dan dhania powder untuk kamuflase.

Merkuri dari Gunung Botak Akan Diselundupkan ke Filipina

Polda Metro Jaya mengungkap merkuri yang akan diselundupkan ke Filipina diduga berasal dari tambang emas ilegal di Gunung Botak, Pulau Buru, Maluku.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru